Toyota Ebella BaaS Toyota Ebella varian E3 dipasarkan dengan harga 23,60 lakh rupee atau setara sekitar Rp 452 jutaan dengan kurs saat ini. Selain skema pembelian biasa, Toyota juga menawarkan sistem Battery as a Service (BaaS), yang membuat harga awal mobil menjadi lebih murah. GULIR UNTUK LANJUT BACA Lewat program tersebut, konsumen cukup membayar Rp 292 jutaan untuk unit kendaraan, kemudian dikenakan biaya sewa baterai sekitar Rp 950 per kilometer. Skema ini mulai populer di pasar mobil listrik karena dianggap dapat menekan biaya pembelian awal kendaraan. Toyota Ebella BaaS Namun jika dibandingkan dengan Maruti Suzuki eVitara, harga Toyota Ebella ternyata lebih tinggi. Sebagai gambaran, eVitara varian tertinggi Alpha dijual mulai 20,01 lakh rupee atau sekitar Rp 383 jutaan. Untuk model BaaS, eVitara dibanderol sekitar Rp 278 jutaan dengan biaya sewa baterai sekitar Rp 835 per kilometer.Artinya, Toyota Ebella memiliki selisih harga hampir Rp 69 jutaan lebih mahal dibanding eVitara versi tertinggi. Bahkan untuk model BaaS pun Ebella masih lebih mahal sekitar Rp 14 jutaan, dengan tarif sewa baterai yang juga lebih tinggi.Meski demikian, Toyota tampaknya mengandalkan desain dan nuansa premium sebagai daya tarik utama Ebella. Secara tampilan, SUV listrik ini memang terlihat lebih elegan dibanding eVitara. Ubahan pada desain bumper, lampu, hingga detail eksterior membuat karakter Ebella terasa lebih mewah.Soal spesifikasi, Toyota Ebella E3 menggunakan baterai berkapasitas 61 kWh yang diklaim mampu menempuh jarak hingga 543 kilometer dalam sekali pengisian daya. Angka tersebut membuatnya cukup kompetitif di segmen SUV listrik menengah.Mobil ini juga sudah mendukung pengisian cepat DC fast charging. Toyota mengklaim pengisian daya dari 10 persen hingga 80 persen hanya membutuhkan waktu sekitar 45 menit menggunakan charger yang sesuai.Motor listrik tunggal yang digunakan mampu menghasilkan tenaga 172 bhp dengan torsi 193 Nm. Seluruh tenaga disalurkan ke roda depan.Masuk ke dalam kabin, nuansa modern langsung terasa lewat penggunaan floating center console dan dua layar digital berukuran besar. Toyota menyematkan layar infotainment 10,1 inci serta panel instrumen TFT digital 10,2 inci.Fitur kenyamanan lainnya juga cukup lengkap, mulai dari ventilated seat untuk penumpang depan, climate control otomatis, hingga bangku belakang yang bisa digeser dan direbahkan. Jok belakang juga sudah memakai konfigurasi 40:20:40 split folding.Toyota turut melengkapi Ebella dengan sistem audio JBL, velg 18 inci, rem cakram di keempat roda, serta ban serep alloy ukuran penuh.Dari sisi keselamatan, SUV listrik ini sudah dibekali fitur ADAS Level 2 yang mencakup berbagai teknologi bantuan berkendara modern. ADVERTISEMENT GULIR UNTUK LANJUT BACA Toyota disebut masih akan menghadirkan varian lebih rendah E1 dan E2 dalam waktu dekat. Jika melihat strategi harga saat ini, besar kemungkinan kedua varian tersebut tetap akan diposisikan sedikit lebih premium dibanding versi eVitara yang setara.Kehadiran Ebella menjadi tanda bahwa Toyota mulai serius bermain di pasar mobil listrik massal India. Meski berbagi basis dengan Suzuki, Toyota mencoba menawarkan nilai lebih lewat desain premium dan fleksibilitas kepemilikan melalui skema BaaS.