Dominasi Toyota Avanza di pasar otomotif Indonesia ternyata tidak hanya terjadi pada penjualan mobil baru. Di pasar mobil bekas, model Low MPV tersebut juga masih menjadi buruan konsumen dan tercatat sebagai mobil yang paling banyak ditransaksikan melalui balai lelang sepanjang Semester I 2026. Data JBA Indonesia menunjukkan, Toyota Avanza menjadi model mobil bekas dengan transaksi terbanyak. Posisi tersebut diikuti oleh Toyota Kijang Innova, Daihatsu Sigra, Honda Brio, dan Suzuki Carry. Temuan ini sekaligus mempertegas tingginya minat masyarakat terhadap segmen MPV yang dikenal memiliki kabin lega, biaya operasional relatif terjangkau, serta mudah dijual kembali. Ilustrasi lelang kendaraan di balai lelang JBA MPV Masih Kuasai Pasar Mobil Bekas Selain Avanza yang memimpin daftar model terlaris, segmen Multi Purpose Vehicle (MPV) juga menjadi kategori mobil bekas dengan transaksi terbesar di balai lelang JBA Indonesia selama Januari hingga Juni 2026. MPV menyumbang sekitar 34 persen dari total transaksi mobil bekas. Posisi berikutnya ditempati segmen Low Cost Green Car (LCGC) dengan kontribusi 24 persen, disusul Sport Utility Vehicle (SUV) sebesar 14 persen. Sepanjang Semester I 2026, JBA Indonesia melelangkan lebih dari 150.000 unit kendaraan, terdiri atas mobil dan sepeda motor bekas dari berbagai merek dan segmen. Data tersebut memberikan gambaran mengenai tren kendaraan yang paling banyak diminati melalui balai lelang. JBA Indonesia cabang Jakarta Balai Lelang Jadi Alternatif Jual Beli Kendaraan Chief Operating Officer (COO) JBA Indonesia, Deny Gunawan, mengatakan balai lelang kini tidak lagi sekadar menjadi tempat pelelangan, tetapi juga berfungsi layaknya marketplace yang mempertemukan penjual dan pembeli kendaraan. "Balai lelang merupakan marketplace yang mempertemukan pembeli dan penitip kendaraan. Ini adalah cara baru membeli ataupun menjual kendaraan,” ujar Deny, dalam keterangan tertulis (28/7/2026). “Selama ini orang yang ingin menjual kendaraan harus memasang iklan sendiri dan menunggu calon pembeli. Di JBA, masyarakat cukup menitipkan kendaraannya kepada kami," kata dia. Balai Lelang JBA Indonesia Menurut Deny, perkembangan teknologi turut mempermudah masyarakat dalam mengikuti proses lelang. Kini, calon pembeli dapat melihat informasi kendaraan, jadwal lelang, hingga mengikuti proses penawaran melalui situs web maupun aplikasi JBA tanpa harus datang langsung ke lokasi. "Dalam satu penyelenggaraan lelang, kami menghadirkan sekitar 800 hingga 1.000 unit kendaraan sehingga masyarakat memiliki lebih banyak pilihan kendaraan yang sesuai dengan kebutuhan mereka," ucap Deny.