Salah satu kekhawatiran saat membeli mobil bekas adalah hilangnya garansi dari pabrikan. Namun, VinFast menawarkan pendekatan berbeda melalui program battery subscription atau langganan baterai. Melalui skema tersebut, garansi baterai tidak melekat pada pemilik pertama kendaraan, melainkan mengikuti status langganan baterainya. Head of Training Department VinFast Indonesia, Rinaldi Ramdani, mengatakan, layanan tersebut menjadi salah satu keunggulan yang ditawarkan VinFast untuk menjaga nilai kendaraan listrik di pasar mobil bekas. Ilustrasi diler VinFast "Kalau untuk baterai subscription itu salah satu keunggulan ya. Jadi baterai subscription itu memastikan setiap pelanggan, dia akan mendapatkan layanan yang sama persis ketika dia beli baru," kata Rinaldi di Jakarta (1/7/2026). Ia menjelaskan, apabila pemilik pertama menjual kendaraannya, pemilik berikutnya cukup melanjutkan pembayaran langganan baterai agar tetap mendapatkan layanan yang sama. "Jadi baterai subscription itu tidak melihat pemilik pertama atau kedua. Jadi mau kedua, ketiga selama dia mengikuti program baterai subscription maka pelayanan kami akan tetap sama," ujarnya. Ilustrasi baterai mobil listrik Selama Langganan Aktif Dalam skema ini, konsumen membayar biaya langganan baterai setiap bulan. Untuk VinFast MPV 7, biaya berlangganan dimulai dari sekitar Rp 880.000 per bulan bagi penggunaan di bawah 2.000 kilometer setiap bulan. Keuntungan utamanya, VinFast memberikan jaminan kondisi baterai tetap prima. Jika kesehatan baterai (battery health) turun di bawah 70 persen, perusahaan akan menggantinya tanpa biaya tambahan selama masa langganan masih aktif. Menurut Rinaldi, fasilitas tersebut tetap berlaku selama konsumen terus mengikuti program battery subscription. Ilustrasi diler VinFast Dua Pilihan Garansi Baterai Selain battery subscription, VinFast juga menyediakan opsi Battery Included, yaitu pembelian kendaraan beserta baterainya sejak awal. Pada skema ini, konsumen tidak perlu membayar biaya langganan bulanan. Namun, garansi baterai mengikuti ketentuan standar pabrikan, yakni selama tujuh tahun dengan jarak tempuh tanpa batas (unlimited mileage). Sementara itu, bagi konsumen yang memilih skema langganan, perlindungan baterai berlangsung selama program tetap aktif. SPKLU VinFast yang didukung V-Green mulai menjangkau berbagai titik di Indonesia Dengan demikian, bukan hanya pemilik pertama yang mendapatkan manfaat, tetapi juga pemilik kendaraan berikutnya apabila meneruskan program tersebut. Kebijakan ini menjadi nilai tambah bagi VinFast, terutama di pasar mobil bekas. Sebab, calon pembeli tidak perlu khawatir kehilangan perlindungan baterai hanya karena kendaraan sudah berpindah tangan.