Vinfast VF3 Penjualan wholesales mobil listrik VinFast di Indonesia menunjukkan peningkatan signifikan pada kuartal pertama 2026. Total distribusi dari pabrik ke diler tercatat mencapai 704 unit, naik tajam dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Dilihat VIV Otomotif di data terbaru Gaikindo, Senin 13 April 2026, pada kuartal pertama 2025 total penjualan pabrikan otomotif asal Vietnam itu masih berada di angka 313 unit. Artinya, terdapat kenaikan sebesar 391 unit atau lebih dari dua kali lipat dalam kurun waktu satu tahun. ADVERTISEMENT GULIR UNTUK LANJUT BACA Model VF 3 menjadi kontributor terbesar terhadap pertumbuhan tersebut sepanjang Januari hingga Maret 2026. Mobil listrik berukuran kompak itu mencatatkan penjualan 465 unit, meningkat dibandingkan 242 unit pada periode yang sama tahun lalu.Sementara itu, VF e34 atau yang juga dikenal sebagai Nerio Green turut mencatatkan peningkatan signifikan. Model tersebut terjual sebanyak 214 unit di kuartal pertama 2026, naik dari 41 unit pada kuartal pertama 2025.Di sisi lain, performa VF 5 justru mengalami penurunan dibandingkan tahun sebelumnya. Model ini hanya mencatatkan penjualan 18 unit pada Q1 2026, turun dari 30 unit pada Q1 2025.VinFast juga mulai menghadirkan model-model baru pada awal 2026 meski volumenya masih terbatas. VF 6 Eco terjual 2 unit, VF 6 Plus sebanyak 3 unit, dan VF 7 Eco sebanyak 2 unit selama tiga bulan pertama tahun ini.Masuknya model baru tersebut menunjukkan upaya VinFast dalam memperluas lini produknya di pasar Indonesia. Namun kontribusinya terhadap total penjualan masih relatif kecil dibandingkan model yang sudah lebih dulu hadir. ADVERTISEMENT GULIR UNTUK LANJUT BACA Kenaikan penjualan VinFast di awal 2026 mencerminkan mulai meningkatnya penerimaan pasar terhadap kendaraan listrik asal Vietnam tersebut. Selain itu, strategi menghadirkan model dengan harga lebih terjangkau turut berperan dalam mendorong volume penjualan.Dengan tren pertumbuhan ini, VinFast berpotensi memperkuat posisinya di segmen kendaraan listrik nasional. Perkembangan penjualan pada kuartal-kuartal berikutnya akan menjadi indikator penting untuk melihat konsistensi kinerja merek tersebut di Indonesia.