Banyaknya insiden mobil listrik yang terbakar, menjadi perhatian serius industri otomotif nasional. Adanya peristiwa tersebut, kembali menyoroti pentingnya aspek keselamatan dan pemahaman konsumen terhadap penggunaan kendaraan listrik. Belajar dari kejadian tersebut, VinFast Indonesia menegaskan komitmennya untuk terus memprioritaskan aspek keamanan produk sekaligus memperkuat edukasi kepada konsumen. Upaya tersebut dinilai sangat penting, seiring meningkatnya adopsi kendaraan listrik di Tanah Air. CEO VinFast Indonesia Kariyanto Hardjosoemarto mengatakan, dari sisi produk, faktor keselamatan sudah menjadi prioritas utama sejak tahap pengembangan kendaraan. Menurutnya, setiap produk telah dilengkapi dengan standar keamanan yang dirancang untuk melindungi pengguna. VinFast di GIIAS 2025 "Tentu semua kejadian itu menjadi perhatian kami untuk terus menjaga peningkatan semua kualitasnya," ujar Kariyanto, kepada wartawan, saat ditemui di VCreator Summit 2025, di Bali, belum lama ini. Ia menegaskan, sistem keamanan yang diterapkan mencakup berbagai aspek, mulai dari sistem baterai hingga sistem keselamatan kendaraan secara menyeluruh. Standar tersebut dirancang untuk memastikan kendaraan listrik dapat digunakan dengan aman dalam berbagai kondisi. "Tapi, itu menurut saya bukan hanya kami. Semua brand pemain pasti tidak menginginkan hal itu terjadi dan safety selalu menjadi standar," kata Kariyanto. Deretan mobil listrik VinFast Selain penguatan dari sisi produk, VinFast juga menaruh perhatian besar pada edukasi konsumen. Kariyanto menilai, pemahaman yang baik mengenai penggunaan dan perawatan kendaraan listrik menjadi kunci penting dalam menjaga keselamatan dan performa kendaraan. Menurutnya, edukasi tersebut diberikan secara menyeluruh, mulai dari proses penjualan hingga layanan purnajual. Setiap tenaga penjual dan teknisi dibekali pemahaman yang memadai agar dapat menyampaikan informasi yang tepat kepada konsumen. "Misalnya, pemeliharaan kendaraan listrik dan sebagainya itu sudah menjadi bagian dari edukasi. Pada saat mulai pembelian itu pun dari interaksi pertama dengan tenaga penjual itu sudah dibekali," ujarnya. Dalam segala situasi, KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih dari lapangan. Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme. Berikan apresiasi sekarang