Tak sedikit masyarakat yang masih menanyakan bagaimana perawatan mobil hybrid. Apakah perlakuannya sama dengan mobil konvensional, atau justru berbeda? Menjawab hal ini, sebelumnya redaksi sudah sering membahas bahwa pada dasarnya perawatan mobil hybrid dan mobil konvensional tak berbeda jauh. Hal ini lantaran mobil hybrid masih menggunakan mesin, sehingga tetap diperlukan perawatan seperti penggantian oli dan lainnya. Namun demikian, untuk mobil hybrid memang ada tambahan lain. Artinya, tak sekadar pengecekan atau perawatan reguler, ada beberapa sektor lain yang juga wajib diperhatikan seperti sistem kelistrikan serta baterai. Menurut pakar otomotif dari Universitas Gadjah Mada (UGM) Jayan Sentanuhady, secara garis besar soal perawatan mobil hybrid dan mobil konvensional memiliki pola yang tak jauh berbeda. Chery Tiggo 9 CSH AWD “Mobil hybrid masih memiliki cara perawatan yang sama dengan mobil biasa, seperti ganti oli dan lain-lain, tambahannya perawatan baterai, motor listrik, dan controller,” katanya kepada Kompas.com, beberapa waktu lalu. Oli Mesin Lebih lanjut, dia menjelaskan, oli mesin mobil hybrid biasanya akan cenderung lebih awet karena kerjanya tak seberat mobil konvensional. Sementara itu, Lung Lung, pemilik Dokter Mobil, menjelaskan, dalam hal penggunaan oli mesin, mobil hybrid tak boleh sembarangan. Masalah kriteria atau spesifikasi wajib diperhatikan. MG ZS Hybrid "Pastikan selalu menggunakan oli yang direkomendasikan oleh pabrikan, karena mesin hybrid memiliki karakteristik berbeda dibandingkan mesin konvensional," ujarnya. Lung Lung menjelaskan, pelumas atau oli yang terlalu kental bisa meningkatkan gesekan di dalam mesin, sementara oli yang terlalu encer bisa mengurangi efektivitas pelumasan. Tak hanya itu, Lung Lung juga menyarankan agar pemilik mobil hybrid tak membiarkan kendaraannya terlalu lama dalam kondisi diam atau jarang digunakan. Hal ini karena mobil hybrid mengandalkan baterai sebagai salah satu sumber tenaga utama dalam sistem hybrid. Dengan demikian, bila dibiarkan terlalu lama tidak digunakan, kondisi daya baterai dapat menurun. Ilustrasi pengecekan mesin Auto2000 "Idealnya, mobil tetap digunakan secara rutin untuk menjaga keseimbangan sistem kelistrikan," kata Lung Lung. Filter Selain oli dan sistem kelistrikan, ada komponen lain pada mobil hybrid yang tak boleh diabaikan, yakni saringan udara atau filter. Dealer Technical Support Dept. Head PT Toyota Astra Motor (TAM) Didi Ahadi menjelaskan, baterai pada mobil hybrid cenderung menghasilkan panas sehingga memerlukan pendinginan yang optimal. Road trip Wuling Eksion PHEV Jakarta-Yogyakarta “Kalau filternya kotor bisa menyebabkan sirkulasi udara untuk pendinginan jadi terhambat, jadi baterai menjadi panas,” ucap Didi.