Mendekati akhir 2025, PT Toyota Astra Motor (TAM) resmi meluncurkan Veloz Hybrid sebagai pilihan baru bagi masyarakat Indonesia yang mencari mobil ramah lingkungan berkapasitas tujuh penumpang. Kehadiran Veloz Hybrid menambah opsi MPV ramah lingkungan dengan harga yang lebih terjangkau. Meski memasuki 2026 belum ada pembaruan resmi soal banderol, pada awal peluncurannya Toyota memberikan harga khusus sebesar Rp 299 juta hingga akhir 2025. Bicara spesifikasi, dari sisi desain tidak ada perbedaan signifikan dibandingkan Veloz versi konvensional yang lebih dulu meluncur. Demikian juga dengan bagian interior yang masih terasa familiar dengan versi sebelumnya. Interior Toyota Veloz Hybrid Perubahan paling signifikan justru datang dari sektor teknis. Kombinasi mesin bensin dengan teknologi hybrid membuat Veloz tak hanya lebih ramah lingkungan, tetapi juga lebih bertenaga. Tenaga Veloz Hybrid dibekali mesin 2NR-VEX berkapasitas 1.496 cc, serupa dengan yang digunakan Yaris Cross Hybrid. Total tenaga gabungan mesin bensin dan motor listriknya mencapai 111 PS atau 109,4 Tk pada 5.500 rpm. Tes jalan Toyota Veloz hybrid di Mataram, NTB Sementara itu, torsinya mencapai 141 Nm untuk motor listrik dan 121 Nm untuk mesin bensin pada 4.000–4.800 rpm. Kombinasi tersebut membuat karakter putaran bawah Veloz Hybrid terasa lebih padat dan responsif. Jika dibandingkan dengan versi konvensional yang menghasilkan tenaga 106 PS atau sekitar 104 Tk, Veloz Hybrid unggul sekitar 4,9 Tk, menjadi salah satu fakta menarik dari MPV ini. Bobot Meski tenaganya meningkat, bobot Veloz Hybrid juga sedikit lebih berat dibanding versi konvensional. Berdasarkan data, berat kosong Veloz konvensional berada di angka 1.185 kilogram (kg), sedangkan versi hybrid mencapai 1.315 kg. Mesin Toyota New Veloz Hybrid EV Artinya, terdapat tambahan bobot sekitar 130 kg yang berasal dari baterai dan perangkat elektrifikasi lainnya. Meski demikian, dari sisi handling justru terasa lebih nyaman. Saat diuji pada kecepatan rendah dengan manuver zig-zag, body roll nyaris tak terasa dan mobil tetap stabil. Efisiensi dan ACC Keunggulan lain Veloz Hybrid terletak pada efisiensi bahan bakar. Meski belum diuji secara komparatif, Toyota mengklaim versi hybrid lebih irit hingga 40 persen. Kehadiran mode EV juga membantu menjaga efisiensi, sekaligus memberikan sensasi berkendara ala mobil listrik yang senyap dalam kondisi tertentu. Tak hanya itu, Toyota menyematkan fitur Adaptive Cruise Control (ACC) yang menjadi bagian dari Toyota Safety Sense (TSS). Konsumsi BBM Toyota Veloz Hybrid Fitur ini dapat digunakan saat perjalanan jauh di jalan tol maupun kondisi stop and go di perkotaan, karena mampu mengikuti kecepatan kendaraan di depan hingga ke kecepatan rendah. Dalam segala situasi, KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih dari lapangan. Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme. Berikan apresiasi sekarang