Datang sebagai varian pelengkap, secara desain Chery C5 Hybrid dengan teknologi Chery Super Hybrid (CSH) memiliki visual yang serupa dengan versi konvensionalnya. Meski demikian, tetap terdapat sejumlah perbedaan signifikan antara C5 bermesin bensin dan C5 CSH, terutama dari sisi performa, efisiensi, serta teknologi yang diterapkan. Berdasarkan data teknis, Chery C5 versi konvensional mengusung mesin 1.5 TGDI yang dipadukan dengan transmisi 6-percepatan DCT. Sementara itu, C5 CSH menggunakan mesin 1.5 turbo yang diaplikasikan serupa dengan Tiggo 8 CSH dan dikombinasikan dengan Dedicated Hybrid Transmission (DHT) yang mengandalkan motor ganda (dual motor). Mesin Chery C5 CSH “C5 CSH menggunakan sistem transmisi yang sama dengan Tiggo Cross CSH. Jadi untuk transmisi DHT ini, di dalamnya menggunakan motor listrik, driver motor, dan generator,” ujar AA Yusup, Product Planning Manager Chery Sales Indonesia (CSI), saat dihubungi KOMPAS.com, Sabtu (31/1/2026). Ia menjelaskan, sistem DHT pada C5 CSH bekerja tanpa rasio gigi konvensional seperti transmisi pada umumnya. “Sederhananya menggunakan sistem e-CVT. Tidak ada speed atau jumlah percepatan seperti transmisi biasa, tapi sebutannya lebih ke transmisi virtual,” lanjutnya. Dari sisi suplai tenaga, perbedaan antara C5 dan C5 CSH semakin terasa. Versi konvensional mampu menghasilkan tenaga sebesar 108 kW atau setara 146,8 Tk pada 5.500 rpm dengan torsi puncak 230 Nm. Chery C5 pengganti Omoda 5 Sementara itu, mesin bensin pada C5 CSH menghasilkan tenaga 105 kW atau 142,7 Tk pada 5.200 rpm dengan torsi 215 Nm. Adapun motor listriknya menyumbang tenaga 150 kW atau 203,9 Tk dengan torsi maksimum 310 Nm. Berkat kolaborasi sistem antara mesin konvensional dan motor listrik, torsi gabungan yang dihasilkan C5 CSH mencapai 295 Nm. Hal ini membuat karakter putaran bawah terasa lebih padat dan responsif, terutama saat akselerasi awal. Teknologi Selain performa dan efisiensi, keunggulan lain dari Chery C5 CSH terletak pada teknologi yang diusung. Meski tak lagi menggunakan fitur Idling Start Stop, manajemen sistem hybrid yang diterapkan membuat efisiensi bahan bakarnya lebih optimal. Chery C5 CSH C5 CSH dibekali sistem pintar yang mampu membaca dan mengatur kapan mesin bensin bekerja, kapan mobil digerakkan sepenuhnya oleh motor listrik, serta kapan keduanya berkolaborasi. Dengan pengaturan tersebut, konsumsi bahan bakar dapat ditekan lebih maksimal. Dalam pengujian rute Jakarta–Semarang beberapa hari lalu, konsumsi bahan bakar berdasarkan Multi Information Display (MID) sempat menembus angka 25 kilometer per liter (kpl). Sementara saat tiba di Semarang, rata-rata konsumsi yang tercatat berada di angka 18,5 kpl. Tak hanya soal sistem hybrid, Chery juga menyempurnakan fitur keselamatan aktif melalui Advanced Driver Assistance System (ADAS). Pada C5 CSH, ADAS mendapat tambahan fitur seperti Lane Change Assist (LCA), Forward Collision Warning (FCW), Lane Departure Prevention (LDP), serta Intelligent Headlamp Control (IHC). Chery C5 CSH Selain itu, model hybrid ini juga memperoleh tambahan airbag pada posisi front middle dan passenger airbag (PAB). Di sektor interior, layar infotainment kini hadir dengan ukuran lebih besar, yakni 12,3 inci, sekaligus menawarkan fitur yang lebih lengkap dibanding versi konvensional. Harga Meski harga resmi Chery C5 CSH belum diumumkan, Budi Darmawan selaku Vice Country Director PT CSI telah memberikan gambaran posisi model tersebut di jajaran produk Chery. Menurutnya, C5 CSH akan diposisikan di atas Tiggo Cross CSH dan berada di bawah Tiggo 8 CSH. Sebagai informasi, Tiggo Cross CSH saat ini dipasarkan dengan harga Rp 329 juta on the road (OTR) Jakarta. Chery C5 CSH Dengan demikian, besar kemungkinan banderol Chery C5 CSH akan berada di atas angka tersebut, namun diperkirakan tidak akan menembus Rp 400 juta. KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang