Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengumumkan bahwa Jabodetabek berstatus "Awas" pada Jumat (23/1/2026). Potensi hujan lebat hingga ekstrem akan terjadi di sebagian besar wilayah Jakarta. Cuaca ekstrem tak hanya mengganggu aktivitas masyarakat, tetapi juga berdampak langsung pada kondisi berkendara. Jarak pandang menurun, genangan air meninggi, hingga tumbangnya pohon dan kerusakan bangunan menjadi risiko yang harus dihadapi pengendara di jalan. Waspada Cuaca Buruk Dalam kondisi seperti ini, aspek keselamatan mutlak menjadi prioritas. Ilustrasi hujan di dalam mobil. BMKG: Ini Wilayah yang Berpotensi Hujan Lebat dan Angin Kencang pada 19-20 Januari 2026 Sony Susmana, Training Director Safety Defensive Consultant Indonesia (SDCI), menjelaskan bahwa saat cuaca buruk, visibilitas pengemudi menjadi sangat terbatas, terutama bagi mereka yang menggunakan kaca film terlalu gelap. "Jika sudah mengganggu lebih dari 40 persen, segera cari tempat berhenti yang aman," tegas Sony saat diwawancarai oleh Kompas.com, belum lama ini. Dia juga menekankan pentingnya kehati-hatian saat mengemudi di kondisi tersebut. Hujan deras membuat arus lalu lintas di Tol Jagorawi KM 1 arah Halim tersendat, Senin (12/1/2026). "Jika masih mampu dan urgent, maka mengemudilah dengan hati-hati, kurangi kecepatan sesuai dengan visibilitas, pastikan jarak mata memandang minimal 10-15 meter, dan jaga jarak sesuai dengan waktu atau ruang bereaksi. Waspadai hal-hal yang tidak terduga," kata Sony. Sesuaikan Kecepatan Jusri Pulubuhu, Founder & Training Director Jakarta Defensive Driving Consulting (JDDC), menambahkan bahwa pengemudi perlu segera menyesuaikan kecepatan saat hujan deras. “Saat mengemudi pada hujan deras dan visibilitas berkurang, yang harus dilakukan adalah turunkan kecepatan, minimal 10 Km dari kecepatan normal,” ujar Jusri. Menurut Jusri, pengurangan kecepatan ini sangat penting untuk memberikan waktu reaksi yang lebih panjang bagi pengemudi. Dengan demikian, meskipun jarak pandang terbatas, kendaraan masih dapat berhenti dengan aman dalam menghadapi situasi mendadak. Kondisi cuaca ekstrem seperti hujan deras dan angin kencang ini menuntut pengemudi untuk lebih berhati-hati dan waspada. Mengutamakan keselamatan saat berkendara adalah langkah terbaik untuk menghadapi tantangan ini. Dalam segala situasi, KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih dari lapangan. Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme. Berikan apresiasi sekarang