Perjalanan mudik di Tol Trans Jawa bukan hanya soal jarak, tetapi juga soal ketahanan fisik pengemudi. Bagi pemudik yang berangkat dari Jakarta dan sekitarnya, ada satu titik krusial yang perlu diwaspadai karena kerap menjadi “titik lelah” setelah menempuh perjalanan panjang, yakni di KM 325 arah Semarang, tepatnya ruas Tol Pemalang-Batang. Direktur Utama Pemalang Batang Toll Road (PBTR), Lasino, mengatakan bahwa titik ini menjadi perhatian khusus karena banyak pengemudi mulai mengalami kelelahan setelah berkendara selama berjam-jam. "Jadi di Ruas Tol Pemalang-Batang ini memang ada satu titik yang kita kasih perhatian khusus. Itu di titik KM 325 arah Semarang,” ujar Lasino, kepada Kompas.com, Senin (16/3/2026). “Karena di titik itu istilah kita, para pengemudi itu sudah mengalami semacam fatigue point lah di sana," kata dia. Menurutnya, kondisi tersebut sangat wajar terjadi, mengingat sebagian besar pemudik telah berkendara cukup lama sebelum mencapai titik tersebut. Ilustrasi ruas tol Pemalang-Batang. "Ya titik lelah, karena kan pemudik atau pengemudi khususnya itu sudah menjalankan atau mengemudi selama 4 jam. Sehingga ada potensi terjadi kelelahan di situ," kata dia. Kelelahan saat berkendara menjadi faktor risiko serius yang dapat memicu kecelakaan, terutama di jalur tol dengan kecepatan tinggi. Oleh karena itu, pengelola tol telah melakukan berbagai langkah mitigasi untuk mengantisipasi potensi bahaya di KM 325 arah Semarang. Kecelakan maut melibatkan mobil jenis SUV dan truk tronton di ruas jalan Tol Pemalang- Batang pada KM 319+800 B Lasino menjelaskan, pihaknya telah memasang berbagai rambu peringatan serta rumble strip untuk mengingatkan pengemudi agar tetap waspada saat melintas di titik tersebut. "Kita sudah memitigasi, dan dari mitigasi itu kita mencoba untuk meminimalisir yaitu dengan memasang rambu-rambu, terus memasang peringatan, juga memasang rumble strip di sana," kata Lasino. "Dan juga kita juga mengelola atau memasang dengan memperingatkan dengan VMS yang kita pasang di mobil patroli yang isinya tentang peringatan-peringatan dan untuk selalu berhati-hati," ujarnya. Dengan berbagai upaya tersebut, pengelola berharap pengemudi lebih sadar akan pentingnya menjaga kondisi fisik selama perjalanan jauh. Lasino pun kembali menegaskan agar pemudik tidak memaksakan diri jika sudah merasa lelah. "Kami mengimbau ke seluruh pengguna jalan tol, pastikan bahwa kendaraannya dalam kondisi yang baik. Pengemudinya juga dalam kondisi yang sehat,” ucap Lasino. “Dan yang pasti patuhi rambu lalu lintas, jaga jarak, jaga kecepatan. Dan yang penting kalau sudah merasa lelah, silakan beristirahat," ujarnya. KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang