Denza B5 Bukan sekadar dipajang atau diuji di jalan aspal. VIVA mendapat kesempatan menjajal Denza B5 langsung di sirkuit all-terrain milik BYD di Zhengzhou, China, sebuah fasilitas yang secara khusus dirancang untuk menguji kemampuan Sport Utility Vehicle (SUV) di kondisi paling ekstrem. Dari kejauhan, tampilannya memang sudah terlihat kokoh. Namun saat dibawa masuk ke lintasan, Denza B5 membuktikan bahwa ketangguhannya bukan sekadar visual.Sirkuit off-road BYD ini menghadirkan 27 skenario lintasan dengan tingkat kesulitan berlapis. Ada jalur ringan yang masih terasa familiar bagi SUV perkotaan, namun ada pula medan berat yang benar-benar menguji batas kemampuan kendaraan. Kontur jalan bergelombang, tanjakan tajam, hingga genangan air dibuat menyerupai karakter jalur pegunungan dan off-road secara nyata.Momen paling menantang hadir saat Denza B5 diarahkan ke tanjakan ekstrem 42 derajat. Dengan lima orang penumpang di dalam kabin dan beban rata-rata 70–80 kilogram per orang, SUV PHEV ini tetap melaju tanpa drama. Begitu pedal dilepas, sistem komputer mengambil alih sepenuhnya. Mobil bergerak naik perlahan, terasa seperti “melayang”, namun tetap stabil dan seimbang. Tidak ada gejala kehilangan traksi yang membuat jantung berdegup lebih cepat. Ujian berlanjut ke lintasan berair yang menyerupai aliran sungai. Dengan ground clearance 220 mm dan kemampuan menerjang air hingga 70 cm, Denza B5 melintas dengan percaya diri. Suspensi cerdas D-SUSP bekerja aktif meredam perubahan permukaan jalan, menjaga bodi tetap tenang meski roda menghadapi kondisi ekstrem secara bergantian. Menariknya, di balik karakter off-road yang kuat, Denza B5 justru menunjukkan “kode keras” ke pasar Indonesia. Beberapa unit yang diuji sudah menggunakan setir kanan, lengkap dengan antarmuka berbahasa Indonesia.Head unit raksasa 15,6 inci dan panel instrumen digital 12,3 inci menampilkan menu, mode berkendara, hingga informasi kendaraan dengan bahasa yang akrab digunakan sehari-hari, termasuk perintah suara.Sinyal tersebut kian menguat setelah General Manager BYD Asia-Pacific Auto Sales Division, Liu Xueliang, menyebut peluang Denza B5 masuk Indonesia sangat terbuka.“Cukup memungkinkan kami akan membawa dan memperkenalkan Denza B5 ke pasar Indonesia,” ujarnya di Zhengzhou.Denza B5 sendiri mengusung mesin turbo 1.5L yang dipadukan dua motor listrik, menghasilkan tenaga sekitar 425 kWdan torsi 760 Nm. Didukung sistem AWD, diferensial terkunci, serta Blade Battery 31,8 kWh, SUV ini bukan hanya nyaman di kota, tetapi juga siap menghadapi medan Indonesia yang beragam. Jika harga nantinya kompetitif, Denza B5 berpotensi mengubah peta persaingan SUV tangguh di Tanah Air.