Tim 6x6 Xtrim Indonesia menembus medan ekstrem di kawasan Aceh Tamiang demi menjangkau wilayah terdampak banjir bandang yang terisolasi. Perjalanan melintasi hutan sawit dengan jalur berlumpur, tumpukan batang kayu, serta akses yang nyaris hilang akibat terjangan air menjadi tantangan tersendiri dalam misi kemanusiaan tersebut. Dalam dokumentasi yang dibagikan melalui media sosial, terlihat kendaraan offroad berban besar harus bekerja ekstra. Log kayu disusun ulang, winch ditarik, dan kendaraan dipaksa melaju perlahan demi membuka akses menuju Desa Pematang Durian untuk menyalurkan bantuan. Di tengah beratnya medan, para relawan tetap menunjukkan semangat kebersamaan. Warga sekitar turut membantu proses evakuasi dan pembukaan jalur, memperlihatkan kolaborasi antara relawan offroad dan masyarakat di lokasi bencana. Humas Pengurus Pusat Indonesia Off-Road Federation (PP-IOF), Tunggul Birawa, menegaskan bahwa keterlibatan komunitas offroad dalam misi kemanusiaan bukanlah hal baru. Menurut dia, IOF memiliki departemen khusus yang menangani urusan sosial dan kebencanaan. “Di IOF ada Departemen 4 yang memang fokus pada sosial dan kebencanaan. Kami juga bekerja sama dengan Basarnas dan BNPB untuk penanganan bencana,” ujar Tunggul kepada Kompas.com, Senin (15/12/2025). Ia menjelaskan, sejak lama komunitas offroad dikenal cepat bergerak saat bencana terjadi. Bahkan dalam sejumlah kondisi, relawan offroad sudah lebih dulu turun ke lapangan, terutama ke lokasi-lokasi yang sulit dijangkau kendaraan biasa. Tim offroad 6x6 menembus medan ekstrem Aceh Tamiang, IOF menegaskan offroad berperan penting dalam misi kemanusiaan. “Sasaran kami biasanya justru daerah-daerah yang aksesnya paling berat. Dengan kendaraan yang dimiliki, teman-teman offroad bisa langsung bergerak dan berkoordinasi dengan kantor SAR daerah maupun BPBD setempat,” kata dia. Tunggul menambahkan, aktivitas offroad tidak hanya sebatas hobi atau kompetisi. Kendaraan yang dimodifikasi untuk medan ekstrem juga dimanfaatkan untuk fungsi kemanusiaan, tradisi yang sudah berlangsung sejak peristiwa tsunami Aceh. “Sejak tsunami Aceh, teman-teman IOF sudah banyak terlibat menembus daerah tersulit. Karena itu, TNI AL, TNI AD, dan instansi lain juga kerap meminta bantuan IOF untuk menjangkau wilayah yang tidak bisa dicapai kendaraan biasa,” ujarnya. Menurut Tunggul, aksi tim 6x6 Xtrim Indonesia di Aceh Tamiang menjadi contoh nyata bahwa kegiatan offroad memiliki peran strategis dalam penanganan bencana, terutama untuk membuka akses dan menyalurkan bantuan ke daerah yang terisolasi. Ulurkan tanganmu membantu korban banjir di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat. Di situasi seperti ini, sekecil apa pun bentuk dukungan dapat menjadi harapan baru bagi para korban. Salurkan donasi kamu sekarang dengan klik di sini