Di sejumlah daerah dengan kondisi jalan yang masih berat dan belum beraspal, kebutuhan akan angkutan penumpang yang aman kerap menjadi persoalan serius. Tak jarang, dump truck atau mobil pikap dimodifikasi secara seadanya untuk mengangkut orang, mulai dari pekerja hingga anak sekolah. Padahal, praktik tersebut menyimpan risiko keselamatan yang tinggi. Di sinilah Manhauler (atau manhaul) sebetulnya bisa menjadi solusi yang lebih aman dan manusiawi. Manhauler merupakan kendaraan khusus angkutan penumpang yang dirancang untuk medan ekstrem, seperti jalan terjal, bergelombang, dan non-aspal. Kendaraan ini lazim digunakan di industri pertambangan dan perkebunan, dengan basis sasis truk heavy duty atau truk penggerak 4x4 yang dimodifikasi menjadi kabin penumpang tertutup. Di dalamnya tersedia kursi, sabuk pengaman, pendingin udara, serta perlengkapan keselamatan yang memadai untuk membawa belasan hingga puluhan orang sekaligus. Manhauler Bus Tambang Delima Jaya Ketua Umum Asosiasi Karoseri Indonesia (Askarindo), Jimmy Tenacious, mengatakan bahwa selama ini manhauler memang lebih banyak digunakan oleh perusahaan tambang dan sawit. “Manhaul biasanya dipesan oleh perusahaan-perusahaan tambang dan sawit dan biasanya mereka hibahkan melalui CSR program mereka ke desa-desa,” ujar Jimmy, kepada Kompas.com (25/1/2026). Artinya, pemanfaatan kendaraan ini untuk masyarakat umum sebenarnya sudah ada, meski masih terbatas. Manhauler Bus Tambang Delima Jaya Jimmy menilai, kehadiran manhauler seharusnya bisa dilihat sebagai solusi transportasi penumpang di wilayah dengan infrastruktur jalan yang berat. Ia berharap pemerintah dapat memberi perhatian lebih terhadap kebutuhan tersebut. “Dari sisi asosiasi saya berharap pemerintah memberikan perhatian dan kebutuhan masyarakat,” katanya. Menurut dia, jika daerah memang membutuhkan angkutan penumpang, termasuk bus sekolah, maka desain kendaraan harus disesuaikan dengan kondisi medan yang ada. Manhauler Bus Tambang Delima Jaya “Jika memang membutuhkan bus sekolah dan di daerah yang jalanannya berat bisa dibuatkan yang disebut Manhaul,” ucap Jimmy. Ia menegaskan, kendaraan jenis ini jauh lebih layak dibandingkan penggunaan dump truck atau pikap yang sejatinya dirancang untuk mengangkut barang, bukan manusia. “Dengan mengantar orang menggunakan kendaraan yang sudah didesain dengan peruntukannya tentunya aspek keselamatan akan lebih terjaga,” kata dia. manhauler Secara teknis, manhauler dibangun di atas sasis truk berat seperti Hino 500, Mitsubishi Canter, Volvo hingga FAW, dengan sistem penggerak 4x4 atau 6x4. Kendaraan ini dilengkapi suspensi khusus, sistem pengereman udara penuh (full air brake), serta berbagai fitur keselamatan tambahan. Seperti roll over bar untuk melindungi penumpang jika kendaraan terguling, alat pemadam api ringan, double blower AC, dan bodi dengan pelapisan anti karat. Spesifikasi tersebut membuat manhauler mampu beroperasi dengan aman di medan yang tidak mungkin dilalui bus konvensional. Dalam segala situasi, KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih dari lapangan. Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme. Berikan apresiasi sekarang