Praktik mengangkut penumpang di bak mobil terbuka atau pikap masih kerap ditemui, terutama saat momen mudik dan libur Lebaran. Meski sudah sering diingatkan, kebiasaan ini seolah menjadi tradisi yang terus berulang di berbagai daerah. Kepala Bagian Operasional Ditlantas Polda Metro Jaya, Kompol Robby Hefados, menegaskan bahwa penggunaan kendaraan bak terbuka untuk mengangkut orang jelas melanggar aturan lalu lintas yang berlaku. “Kalau secara aturan lalu lintas itu melanggar Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 karena sangat berbahaya, khususnya pada Pasal 137 ayat 4. Kendaraan bak terbuka hanya untuk barang, bukan orang,” kata Robby kepada Kompas.com, Rabu (25/3/2026). Ia menjelaskan, selain melanggar aturan, praktik ini juga memiliki risiko keselamatan yang tinggi bagi penumpang. Tidak adanya perlindungan memadai membuat penumpang di bak terbuka sangat rentan mengalami cedera, terutama saat terjadi pengereman mendadak atau kecelakaan. Menurut Robby, kepolisian akan mengedepankan pendekatan humanis dalam menyikapi pelanggaran tersebut. Petugas di lapangan akan memberikan imbauan kepada pengemudi agar tidak lagi menggunakan kendaraan bak terbuka untuk mengangkut orang. Polisi Polsek Sagalaherang putar balik mobil bak terbuka yang angkut wisatawan, Minggu (22/3/2026). “Polisi tentunya akan memberikan imbauan kepada mobil-mobil bak terbuka yang dipergunakan untuk mengangkut orang tersebut, terutama untuk tidak masuk ke dalam jalan tol,” ujarnya. Ia juga mengakui bahwa kebiasaan ini sudah cukup mengakar di masyarakat, terutama saat momen Lebaran ketika banyak orang melakukan perjalanan bersama keluarga besar. Namun demikian, faktor tradisi tidak bisa dijadikan alasan untuk mengabaikan keselamatan. “Hal ini memang menjadi tradisi bagi masyarakat kita saat berkunjung di momen Lebaran, tetapi ini sangat berbahaya. Karena itu polisi akan memberikan imbauan yang humanis kepada pengendara dan penumpang agar tidak menggunakan kendaraan tersebut untuk mengangkut orang,” kata Robby. Robby menambahkan, petugas juga akan menjelaskan secara langsung berbagai risiko yang bisa terjadi jika tetap nekat menggunakan bak terbuka untuk mengangkut penumpang. Langkah ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat untuk lebih mengutamakan keselamatan dalam perjalanan. KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang