Sirkuit BYD Setelah nama Danza muncul sebagai sedan listrik premium dalam data resmi, informasi terbaru menunjukkan bahwa BYD tidak hanya menyiapkan satu model untuk lini tersebut di Indonesia. Jika sebelumnya Danza teridentifikasi sebagai sedan dengan rentang Nilai Jual Kendaraan Bermotor (NJKB) di level atas, kini muncul tambahan kode-kode baru yang mengindikasikan adanya lebih dari satu model yang disiapkan. ADVERTISEMENT GULIR UNTUK LANJUT BACA Dalam data NJKB terbaru yang dilihat VIVA Otomotif Senin 21 April 2026, Danza tercatat dengan beberapa kode berbeda seperti SFH-AWD-20, SFH-AWD-30, SFH-AWD-30C, SZH-AWD-20, SZH-AWD-40, hingga MRE-FWD-10 dan MRE-FWD-15. Jumlah varian ini jauh lebih banyak dibanding temuan sebelumnya yang hanya mengarah pada satu model sedan.Rentang NJKB untuk kode-kode baru tersebut juga lebih rendah, dimulai dari Rp439 juta hingga Rp585 juta. Angka ini berada di bawah kisaran Danza yang sebelumnya terdeteksi di level Rp650 jutaan hingga di atas Rp1 miliar.Perbedaan ini menjadi indikasi bahwa Danza tidak hanya akan hadir sebagai sedan premium, tetapi juga berpotensi memiliki lini produk lain dengan posisi harga yang lebih beragam.Di sisi lain, dalam data yang sama juga masih tercantum nama Denza dengan kode MRE-AWD dan MRE-FWD. Nilainya justru berada di level lebih tinggi dan mengalami kenaikan dari tahun sebelumnya, memperlihatkan bahwa model ini tetap dipertahankan di segmen premium.Dengan demikian, terdapat pemisahan yang cukup jelas antara Denza dan Danza dalam data tersebut. Denza muncul terbatas dengan dua varian, sementara Danza hadir dengan lebih banyak kode dan rentang nilai yang lebih luas. ADVERTISEMENT GULIR UNTUK LANJUT BACA Kondisi ini memperkuat dugaan bahwa BYD tengah menyiapkan strategi yang tidak hanya bertumpu pada satu model. Selain sedan flagship yang sudah lebih dulu terindikasi, ada kemungkinan lini tambahan dari Danza yang akan mengisi segmen lain di pasar Indonesia.Meski belum ada pernyataan resmi terkait detail produk, kemunculan berbagai kode dalam data NJKB ini menjadi sinyal bahwa ekspansi BYD di Tanah Air akan mencakup lebih dari satu jenis kendaraan dalam waktu ke depan.