Sebenarnya, posisi membonceng motor paling aman itu memang harus menghadap depan. Tapi kalau situasinya tak memungkinkan, seperti sedang menggunakan kebaya atau rok panjang, bonceng dengan cara menyamping mau tak mau harus dilakukan. Waspada ya, karena posisi bonceng menyamping seperti itu sebenarnya menympan risiko bahaya. Dijelaskan oleh Community Development & Safety Riding Supervisor Astra Motor Yogyakarta, Muhammad Ali Iqbal, posisi ini bisa mengubah handling motor secara signifikan. "Kami selalu menyarankan pengendara untuk berboncengan dengan menghadap ke depan. Namun jika kondisi tidak ideal dan harus membonceng dengan posisi menyamping, perlu ada beberapa hal yang patut diperhatikan agar perjalanan bisa lebih aman, nyaman, dan sampai tujuan dengan selamat," ungkapnya. Iqbal pun berbagi sejumlah tips yang bisa kita terapkan untuk mengurangi risiko kecelakaan saat harus membonceng penumpang dengan cara menyamping. Berikut adalah rangkumannya: Atur Postur Tubuh Agar keseimbangan terjaga, tangan kanan pembonceng sebaiknya memegang pinggul pengendara.