Segmen SUV elektrifikasi di Indonesia berpotensi segera kedatangan pemain baru. Model yang mulai ramai dibicarakan adalah Denza B5, yang sebelumnya sudah sempat dipamerkan ke publik dan kini digadang tengah dipersiapkan untuk meluncur di Tanah Air. SUV elektrifikasi ini tak cuma menarik perhatian karena statusnya sebagai model plug-in hybrid, tapi juga karena pendekatan desain dan teknologi yang dibawanya terbilang tidak biasa di kelasnya. Model ini diposisikan sebagai SUV berorientasi petualangan yang tetap mengutamakan kenyamanan. Perpaduan tampilan eksterior yang gagah, struktur rangka modern, sampai fitur kabin premium menjadi kombinasi yang ingin ditawarkan untuk pasar Indonesia. Dari sisi desain, Denza B5 mengusung tampilan SUV berkarakter tegas dengan proporsi bodi besar dan garis eksterior yang cenderung mengotak. Bahasa desainnya menekankan kesan kokoh dan modern, terlihat dari fascia depan dengan gril berukuran besar, bentuk lampu tajam, serta bumper berotot. Siluet samping dibuat tinggi dengan ground clearance yang menunjang kemampuan jelajah, sementara bagian belakang tampil sederhana namun tetap kuat secara visual. Denza B5 Pendekatan desain tersebut selaras dengan orientasi kendaraan yang tidak hanya untuk penggunaan perkotaan, tetapi juga dirancang menghadapi berbagai kondisi jalan. Elemen pelindung bodi dan sudut-sudut tegas di beberapa bagian memperkuat identitasnya sebagai SUV elektrifikasi berkemampuan lintas medan. Dari sisi struktur, Denza B5 dibangun menggunakan teknologi Cell-to-Chassis (CTC) yang mengintegrasikan baterai langsung ke dalam rangka kendaraan. Pendekatan ini diklaim mampu meningkatkan rigiditas bodi sekaligus memperkuat perlindungan terhadap benturan, serta memberikan fondasi yang lebih stabil bagi kenyamanan dan kendali berkendara. Untuk menunjang kemampuan off-road, SUV ini dibekali sistem DiSus-P intelligent hydraulic suspension yang dapat menyesuaikan karakter suspensi secara real time sesuai kondisi jalan dan gaya berkendara. Sistem tersebut dipadukan dengan diferensial mekanis depan dan belakang guna menjaga traksi serta stabilitas saat melintasi permukaan menantang. Secara teknis, Denza B5 memiliki sudut approach hingga 39 derajat dan sudut departure 35 derajat. Kendaraan ini juga diklaim mampu melintasi genangan air hingga 790 mm. Kapabilitas tersebut memberikan fleksibilitas tambahan ketika mobil dihadapkan pada kontur jalan yang tidak ideal. Denza B5 Masuk ke kabin, nuansa premium menjadi salah satu fokus utama. Seluruh jok dilapisi material nappa leather dan dilengkapi fitur massage, heating, serta ventilation untuk mendukung kenyamanan pengemudi dan penumpang, baik pada penggunaan harian maupun perjalanan jarak jauh. Pengalaman di dalam kabin diperkuat oleh layar infotainment 15,6 inci yang sudah mendukung wireless Apple CarPlay dan Android Auto. Sistem hiburan tersebut dipadukan dengan audio premium Devialet berdaya 800 watt dengan konfigurasi 16 speaker, yang dirancang menghadirkan kualitas suara merata di seluruh ruang kabin. Dari sisi keselamatan, fitur yang disematkan tergolong lengkap. Terdapat 11 airbags, kamera 360 derajat, serta paket Advanced Driver Assistance System (ADAS) seperti Adaptive Cruise Control, Automatic Emergency Braking, Blind Spot Detection, dan Lane Keeping Assist. Seluruh sistem bekerja terintegrasi untuk membantu meningkatkan kewaspadaan selama berkendara. Soal performa, SUV PHEV ini mengandalkan mesin 1.5 liter turbo dengan tenaga 135 kW dan torsi 260 Nm. Performa didukung motor listrik di roda depan dan belakang. Motor depan menghasilkan tenaga 200 kW dan torsi 360 Nm, sedangkan motor belakang menyumbang tenaga 285 kW dan torsi 400 Nm. Pabrikan melalui BYD Motor Indonesia sebelumnya menyatakan masih memantau respons pasar domestik. Bila resmi dipasarkan, model ini berpotensi menjadi mobil hybrid pertama dari BYD yang dijual di Indonesia. KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang