Saat ini, pilihan transmisi mobil semakin bervariasi. Dulu, transmisi otomatis (Automatic Transmission/AT) konvensional menjadi satu-satunya pilihan bagi pengendara yang menginginkan kenyamanan berkendara tanpa harus menginjak kopling. Kini, terdapat dua jenis transmisi lain yang populer, yaitu Continuously Variable Transmission (CVT) dan Dual-Clutch Transmission (DCT). Masing-masing jenis transmisi memiliki karakteristik dan keunggulan yang berbeda, tergantung pada kebutuhan serta gaya mengemudi penggunanya. Apa Perbedaan Antara Transmisi AT, CVT, dan DCT? Transmisi CVT dengan tombol overdrive (O/D) Eddy Handoko Wijaya, pemilik bengkel spesialis transmisi otomatis Bos Matic, menjelaskan bahwa perbedaan utama ketiga jenis transmisi ini terletak pada sistem kerja dan cara mereka menyalurkan tenaga mesin ke roda. Transmisi Otomatis (AT) Transmisi otomatis konvensional mengandalkan tekanan oli dan komponen seperti kampas kopling serta valve body. Pada transmisi ini, perpindahan gigi terjadi secara mekanis dengan bantuan tekanan oli dan komponen seperti torque converter. Perpindahan gigi pada AT terasa halus namun sedikit lambat, sehingga banyak digunakan pada mobil yang menonjolkan kenyamanan berkendara. Transmisi CVT Berbeda dengan transmisi otomatis konvensional, CVT tidak memiliki gigi seperti pada transmisi biasa. Sebaliknya, transmisi ini menggunakan sabuk baja (belt) dan dua puli yang dapat mengubah diameter secara terus-menerus. "CVT mengandalkan belt CVT-nya, dan pengaturan perpindahan dilakukan oleh komputer," kata Eddy. Dengan sistem ini, mobil yang menggunakan CVT memberikan sensasi berkendara yang lebih halus dan efisien, tanpa hentakan perpindahan gigi. Karena itu, banyak mobil penumpang modern, terutama di segmen Low Cost Green Car (LCGC) dan hybrid, memilih transmisi ini untuk meningkatkan efisiensi bahan bakar dan kenyamanan. Ilustrasi Transmisi CVT. Transmisi Dual-Clutch (DCT) Bagaimana dengan DCT? Transmisi ini menggunakan dua kopling yang bekerja bergantian untuk memindahkan gigi. Sistem ini memungkinkan perpindahan gigi yang sangat cepat dan hampir tanpa jeda, mirip dengan transmisi manual yang dioperasikan secara otomatis. DCT sangat populer pada mobil dengan karakter sport atau performa tinggi. Kesimpulan: Pilihan Transmisi yang Sesuai dengan Kebutuhan Dengan perkembangan teknologi otomotif yang semakin pesat, pilihan transmisi tidak lagi terbatas pada otomatis atau manual. Saat ini, pilihan transmisi juga mencakup karakteristik dan kebutuhan pengemudi. Baik AT, CVT, maupun DCT memiliki keunggulan masing-masing yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan penggunaannya. Dalam segala situasi, KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih dari lapangan. Ikuti terus update topik ini dan notifikasi penting di Aplikasi KOMPAS.com.