Saat arus mudik Lebaran, pemerintah bersama kepolisian kerap menerapkan rekayasa lalu lintas berupa contraflow. Pada jalur contraflow, biasanya dipasang traffic cone atau kerucut lalu lintas sebagai pembatas antara kendaraan dari dua arah yang berbeda. Meski berfungsi sebagai pemisah jalur, deretan kun atau kerucut berwarna oranye tersebut ternyata bisa memicu risiko lain bagi pengemudi, terutama saat perjalanan jauh. Founder Jakarta Defensive Driving Consulting, Jusri Pulubuhu, mengatakan pola visual yang berulang dari deretan traffic cone bisa menimbulkan ilusi bagi pengemudi yang sudah lelah. Contra flow di ruas jalan tol Jakarta - Cikampek Km 57, Kamis (25/12/2025). “Safety cone yang dipasang sebagai pemisah jalur itu sifatnya statis. Dalam kondisi pengemudi yang sudah lelah, deretan kun tersebut justru bisa menimbulkan ilusi," kata Jusri kepada Kompas.com, Jumat pekan lalu. "Ilusi ini bisa menyebabkan apa yang disebut highway hypnosis. Kondisi tersebut membuat pengemudi seperti terhipnotis atau terpaku saat melihat pola yang berulang di jalan," ujar Jusri. Saat pengemudi melihat pola berulang terus-menerus, maka jika tidak siap akan kehilangan fokus. "Akibatnya, pengemudi bisa kehilangan fokus tanpa disadari. Kondisi seperti ini tentu berbahaya karena dapat memengaruhi konsentrasi saat berkendara,” katanya. Highway hypnosis? Highway hypnosis juga sering disebut white line fever, merupakan kondisi ketika pengemudi tetap mengendalikan kendaraan tetapi kesadarannya menurun karena otak bekerja secara otomatis. Ilustrasi mengemudi. Dalam kondisi ini, pengemudi masih memegang setir dan menjalankan kendaraan seperti biasa, tetapi tidak sepenuhnya sadar terhadap lingkungan di sekitarnya. Beberapa tanda seseorang mengalami highway hypnosis antara lain tatapan yang kosong, respons yang lebih lambat terhadap situasi di jalan, hingga pikiran yang melayang saat berkendara. Kondisi ini biasanya dipicu oleh perjalanan jarak jauh di jalan yang lurus dan monoton, seperti jalan tol. Selain itu, kelelahan, kurang tidur, serta pola visual yang berulang misalnya garis marka jalan atau deretan pembatas juga dapat meningkatkan risiko terjadinya highway hypnosis. KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang