Kehadiran Wuling Aira EV dengan banderol mulai Rp 155 juta memunculkan pertanyaan di pasar. Pasalnya, mobil listrik terbaru Wuling itu dipasarkan jauh lebih murah dibandingkan Air EV yang selama ini menjadi model termurah merek tersebut. Perbedaan harga tersebut cukup mencolok. Wuling Air ev merupakan salah satu mobil listrik terlaris di Indonesia yang telah terjual lebih dari 14.000 unit sejak diluncurkan pada September 2022. Saat ini Air EV Lite dibanderol mulai Rp 214 juta, sedangkan Aira EV Standard Range dijual Rp 155 juta dan Long Range Rp 175 juta. Kondisi ini memunculkan kekhawatiran bahwa Aira EV justru akan memakan pasar Air EV karena sama-sama bermain di segmen city car listrik dengan dimensi ringkas, fitur yang tidak terpaut jauh, serta jarak tempuh yang relatif mirip. Menanggapi hal tersebut, Marketing Operations Wuling Motors Indonesia Ricky Christian menegaskan bahwa kedua model memiliki karakter dan target konsumen yang berbeda. Wuling Air ev "Kami melihat Air EV dan Aira EV ini punya keunikannya sendiri-sendiri di mana Air EV menawarkan fitur-fitur yang lebih lengkap dan juga tambahan-tambahan material yang lebih berkualitas,” ujar Ricky di Tangerang (29/7/2026). "Sedangkan Aira EV lebih mengutamakan produk yang lebih esensial. Dan juga bisa dilihat sebenarnya kalau dari eksterior mungkin lampu LED-nya misalnya menjadi lebih minim dan juga dari interior material seat-nya saja berbeda menggunakan fabric seat,” kata dia. Air EV Jadi Pilihan Lebih Premium Wuling menilai Air EV masih memiliki daya tarik tersendiri berkat kelengkapan fitur dan kualitas material yang lebih baik dibandingkan Aira EV. Selain penggunaan lampu LED yang lebih lengkap, Air EV juga menawarkan material kabin yang lebih premium sehingga menyasar konsumen yang menginginkan kenyamanan lebih dalam penggunaan sehari-hari. Wuling Aira EV Meluncur di GIIAS 2026 Sementara itu, Aira EV hadir sebagai alternatif bagi konsumen yang lebih mengutamakan harga terjangkau tanpa mengorbankan fungsi utama sebuah mobil listrik perkotaan. Strategi ini membuat kedua model diposisikan untuk melayani kebutuhan konsumen yang berbeda meski berada di segmen kendaraan listrik ringkas. Baterai Lokal Jadi Kunci Harga Murah Selain penyederhanaan fitur, Ricky menjelaskan harga Aira EV yang lebih kompetitif juga didukung oleh penggunaan baterai yang telah diproduksi di dalam negeri. "Jadi harganya lebih terjangkau untuk Aira EV. Dan tidak hanya itu, Wuling Aira EV juga baterainya sudah dirakit lokal dan itu bisa membantu kami juga untuk menekan biaya produksi untuk produksi Wuling Aira EV,” ucap Ricky. Sebagai gambaran, Wuling Air EV saat ini dipasarkan dengan harga mulai Rp 214 juta untuk varian Lite 200. Sementara varian Long Range dan Lite 300 dibanderol mulai Rp 251 juta hingga sekitar Rp 307,5 juta. Di sisi lain, Wuling Aira EV dipasarkan dengan harga Rp 155 juta untuk Standard Range dengan jarak tempuh sekitar 205 kilometer, sedangkan varian Long Range dibanderol Rp 175 juta dengan klaim jarak tempuh hingga 301 kilometer.