Wuling Motors menghadirkan Aira EV sebagai model baru di segmen mobil listrik perkotaan. Meski sama-sama mengusung dimensi ringkas, Aira EV memiliki desain yang berbeda dibandingkan Air ev. Perbedaan tersebut bukan sekadar penyegaran tampilan. Wuling merancang Aira EV dengan konsep yang lebih mengedepankan kepraktisan sebagai mobil perkotaan. Product Communication Manager Wuling Motors, Danang Wiratmoko, mengatakan, Air ev dan Aira EV merupakan dua model yang berbeda. Maka dari itu, desain keduanya juga dibuat dengan pendekatan yang berbeda. "Aira EV ini memang kita rancang untuk sebuah mobil perkotaan umumnya yang pakai 4 pintu," ujar Danang, kepada Kompas.com, belum lama ini. Wuling Air EV di IIMS 2026 Desain Lebih Konvensional Jika dibandingkan dengan Air ev yang memiliki konfigurasi dua pintu, Aira EV hadir dengan empat pintu. Perubahan ini membuat akses ke kabin menjadi lebih praktis, terutama bagi pengguna yang kerap membawa penumpang di bangku belakang. Konsep tersebut sekaligus membuat Aira EV memiliki karakter desain yang lebih menyerupai mobil perkotaan pada umumnya. Kendati tetap mengusung bodi ringkas, aspek fungsional menjadi salah satu pertimbangan utama dalam pengembangan model ini. "Aira EV ini memang kita rancang untuk sebuah mobil perkotaan umumnya yang pakai 4 pintu," kata Danang. Kehadiran empat pintu juga memberikan kemudahan ketika penumpang hendak masuk maupun keluar dari kabin. Pengguna tidak perlu menggeser atau melipat jok depan terlebih dahulu seperti pada mobil dengan konfigurasi dua pintu. Test drive Wuling Aira EV Menurut Danang, perubahan konsep tersebut turut berpengaruh terhadap pengalaman penggunaan Aira EV secara keseluruhan. "Jadi, enggak cuma desainnya yang baru, tapi secara fungsionalitas dia juga lebih bagus. Lebih praktis, aksesnya gampang, dikendarainya juga gampang, mau parkir juga lebih gampang," kata Danang. Sama-sama Ringkas untuk Perkotaan Meskipun memiliki pendekatan desain yang berbeda, Air ev dan Aira EV tetap berada dalam karakter yang sama sebagai mobil listrik perkotaan. Wuling Air ev vs Aira EV Dimensi yang ringkas menjadi salah satu keunggulan yang ditawarkan untuk menghadapi kondisi lalu lintas perkotaan. Ukuran bodi yang tidak terlalu besar membuat mobil lebih mudah bermanuver di jalan yang padat maupun ketika harus melewati ruas jalan yang relatif sempit. Karakter tersebut juga memberikan keuntungan ketika mobil digunakan untuk aktivitas harian, terutama di kawasan perkotaan dengan tingkat kepadatan lalu lintas yang tinggi. Namun, Aira EV menawarkan pendekatan yang lebih praktis melalui penggunaan empat pintu. Sementara itu, Air ev mempertahankan karakter sebagai mobil listrik mungil dengan desain yang lebih unik dan konfigurasi dua pintu. Dengan demikian, perbedaan antara keduanya tidak hanya terlihat dari tampilan eksterior. Wuling juga memberikan karakter penggunaan yang berbeda untuk masing-masing model. Aira EV diposisikan sebagai mobil listrik perkotaan yang mengutamakan kemudahan akses dan kepraktisan, sedangkan Air ev lebih menonjolkan konsep mobil listrik ringkas dengan desain yang khas. Perbedaan konsep tersebut membuat konsumen memiliki pilihan yang lebih beragam, khususnya bagi mereka yang mencari mobil listrik untuk kebutuhan mobilitas sehari-hari di perkotaan.