Wuling Motors membidik hasil penjualan yang lebih baik pada ajang Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2026 dibandingkan tahun lalu. Optimisme tersebut ditopang oleh kehadiran mobil listrik terbaru Wuling Aira EV yang baru saja diumumkan harga resminya. Wuling Eksion tampil beda di GIIAS 2026. SUV listrik ini mendapat sentuhan modifikasi OEM+ bergaya urban bersama NMAA. Aira EV Jadi Penopang Penjualan Marketing Director Wuling Motors, Ricky Christian, mengatakan, target perusahaan adalah melampaui capaian surat pemesanan kendaraan (SPK) pada GIIAS 2025 yang menembus lebih dari 2.000 unit. “Aira EV tentu kami ingin lebih maksimal, tapi harapannya tentu bisa total SPK GIIAS ini bisa lebih baik dibandingkan tahun lalu. Karena tahun lalu kami lebih dari 2.000 unit. Harapannya bisa lebih dari itu,” kata Ricky di Tangerang (30/7/2026). Menurut dia, peluang untuk mencapai target tersebut masih terbuka lebar mengingat pemesanan kendaraan hingga kini masih terus berlangsung. Wuling Aira EV Meluncur di GIIAS 2026 “Saat ini kan pemesanan masih terus berjalan, karena kemarin baru kami informasikan harga resminya,” ujar Ricky. Wuling menaruh harapan besar pada Aira EV sebagai salah satu kontributor utama penjualan selama pameran berlangsung. Model ini menjadi mobil listrik terbaru Wuling yang menyasar segmen kendaraan listrik perkotaan dengan banderol yang kompetitif. Meski demikian, perusahaan belum bisa memastikan komposisi pemesanan antara varian Standard Range dan Long Range. Sebab, proses pemesanan masih berlangsung sehingga data penjualan masing-masing tipe belum terlihat secara utuh. “Untuk angka, proporsi dari yang standard range sama long range belum terlihat secara pasti,” kata Ricky. Wuling Aira EV Melucur di GIIAS 2026 Varian Long Range Diprediksi Lebih Diminati Kendati belum memiliki angka pasti, Wuling memperkirakan varian Long Range akan menjadi pilihan mayoritas konsumen. Menurut Ricky, salah satu alasannya adalah kemampuan jelajah yang lebih jauh dibandingkan varian Standard Range, sehingga dinilai lebih sesuai dengan kebutuhan masyarakat yang menginginkan fleksibilitas dalam penggunaan sehari-hari. “Tapi prediksi kami kemungkinan besar varian long range lebih tinggi karena menawarkan jarak tempuh yang lebih jauh dengan jarak 301 km dan juga beberapa fitur tambahan lainnya,” ujarnya.