Wuling Eksion menjadi salah satu pilihan mobil listrik yang mulai digunakan masyarakat untuk menunjang aktivitas sehari-hari. Selain menawarkan kenyamanan dan performa, mobil listrik ini juga dibekali sejumlah fitur yang dirancang untuk memberikan kemudahan dan keamanan selama berkendara. Salah satu pengguna Wuling Eksion, Vemri Ardhika Handoyo, membagikan pengalamannya setelah hampir dua bulan menggunakan mobil listrik tersebut. Selama periode tersebut, Vemri mengaku sudah menempuh jarak sekitar 1.500 kilometer. Secara keseluruhan, ia menilai Wuling Eksion nyaman digunakan, baik untuk aktivitas sehari-hari maupun perjalanan ke luar kota. "Iya, hampir dua bulan. Kalau dari mobilnya sendiri enak banget, overall," ucap Vemri kepada Kompas.com, Sabtu (5/9/2026). Kelebihan Menurut Pengguna Menurut Vemri, Wuling Eksion memiliki tenaga yang cukup untuk digunakan dalam berbagai kondisi perjalanan. Ia juga merasa aman ketika membawa mobil listrik tersebut untuk perjalanan menuju Puncak. "Jarak aman, tenaga aman," katanya. Wuling Eksion milik Vemri Ardhika Handoyo. Namun, Vemri menemukan satu catatan ketika membawa Wuling Eksion melewati tanjakan ekstrem. Ia menilai daya cengkeram atau grip ban bawaan mobil masih kurang sehingga mobil beberapa kali kehilangan traksi. "Sayang, grip ban-nya jelek, jadi saat nanjak ekstrem hilang traksi terus," ujar Vemri. Vemri menilai kondisi tersebut berkaitan dengan ban bawaan Wuling Eksion yang menurutnya belum sepenuhnya sesuai dengan tenaga mobil. "Saya lihat ban mobil ini enggak sesuai sama tenaganya, grip-nya kurang. Jadi saya berencana beli ban AT (non-EV)," katanya. Biaya Isi Daya Wuling Eksion Selain performa, biaya pengisian daya menjadi salah satu hal yang diperhatikan pengguna mobil listrik. Vemri mengatakan, saat ini dirinya mengeluarkan biaya sekitar Rp 120.000 per minggu untuk mengisi daya Wuling Eksion. Dengan penggunaan tersebut, ia menilai biaya pengoperasian mobil listrik masih cukup terjangkau untuk kebutuhan sehari-hari. "Biaya isi daya sekarang Rp 120.000 per minggu," ujar Vemri.