Wuling Aira EV menjadi salah satu mobil listrik yang menarik perhatian sejak pertama kali diperkenalkan di Indonesia. Selain menawarkan harga yang terjangkau, desainnya yang mungil dengan bentuk membulat membuat mobil listrik ini punya potensi besar untuk dimodifikasi. Salah satunya dilakukan oleh Reindy Riupassa dari BTX Concept. Melihat karakter desain Aira EV yang unik, Reindy memilih memberikan sentuhan retro style agar tampilannya semakin berbeda dibanding versi standar. Beli Wuling Aira EV karena Praktis Reindy mengaku langsung tertarik membeli Wuling Aira EV saat mobil tersebut pertama kali meluncur di GIIAS 2026. Apalagi, harga awal yang ditawarkan mulai dari Rp 155 juta membuat mobil listrik ini semakin menarik. Sebelumnya, Reindy sudah menggunakan Wuling Air EV untuk kebutuhan harian. Menurutnya, mobil listrik mungil tersebut sangat praktis digunakan untuk aktivitas sehari-hari. "Begitu pertama kali launching di GIIAS dan dengan harganya yang start dari Rp 155 juta, saya langsung tertarik untuk membeli karena sebelumnya mempunyai Air EV yang sangat dipakai buat harian dan benar-benar praktis," kata Reindy, kepada Kompas.com, Kamis (27/8/2026). Selain itu, Aira EV dipilih karena memiliki empat pintu sehingga lebih nyaman digunakan untuk kebutuhan keluarga, termasuk mengantar anak. Sebagai seorang petrolhead, ia merasa kurang puas jika mobil tersebut masih dalam kondisi standar. Maka dari itu ia memutuskan untuk memodifikasi mobil listrik mungil dari Wuling tersebut. Modifikasi Wuling Aira EV bergaya retro Konsep Retro Warna Two Tone Melihat desain Aira EV yang memiliki bentuk mungil dan membulat, Reindy memilih konsep modifikasi sederhana dengan gaya retro. Menurutnya, karakter bodi Aira EV cukup cocok dipadukan dengan gaya klasik yang mengedepankan tampilan unik dan menarik perhatian. "Karena bentuknya yang lucu, bulat-bulat, jadi saya memilih untuk membuat modifikasi pertama simpel dulu dengan konsep retro style," ujarnya. Bagian eksterior mendapatkan ubahan melalui permainan warna two tone. Kombinasi warna pink salem dengan krem dipilih untuk memberikan kesan berbeda sekaligus membuat mobil terlihat lebih eye catching. Selain itu, Reindy juga menambahkan stripping bernuansa retro dengan perpaduan warna hijau dan krem agar tampilan klasiknya semakin kuat. Untuk pengerjaan stiker eksterior, Reindy menggunakan material dari Maxdecal yang digarap oleh Gading Auto Wrap. Proses pengerjaan dilakukan dengan membongkar beberapa bagian agar hasil akhirnya tetap rapi dan presisi. Modifikasi Wuling Aira EV bergaya retro Interior Wuling Aira EV Ikut Disulap Tidak hanya bagian luar, interior Wuling Aira EV juga mendapatkan sentuhan modifikasi. Jika versi standar Aira EV masih menggunakan material fabric, maka Reindy memilih menggantinya dengan bahan Lederlux berwarna tan agar lebih sesuai dengan konsep retro yang diusung.