Mengendarai mobil atau sepeda motor di Australia, harus benar-benar memperhatikan batas kecepatan saat melintas di jalan raya. Pasalnya, kamera pengawas lalu lintas terpasang di berbagai lokasi. Pengendara tidak hanya dituntut mengetahui batas kecepatan, tetapi juga harus menjaga laju kendaraan agar tidak melewati aturan yang berlaku. Hal tersebut dirasakan Ray, mantan jurnalis sekaligus bikers yang kini menetap di Perth, Australia Barat. Ilustrasi kamera pengawas di jalan Australia Menurut Ray, keberadaan kamera membuat pengendara harus lebih disiplin menjaga kecepatan. "Di sini enggak bisa ngebut, maksimal 110 kpj (di freeway/highway). Karena di mana-mana ada kamera," kata Ray kepada Kompas.com, belum lama ini. Menurut Ray, pengendara juga harus menyesuaikan kecepatan dengan arus lalu lintas. Berkendara terlalu lambat dari batas kecepatan juga akan mengganggu kendaraan lain di belakang. "Kadang di luar jalan tol (jalan biasa) kalau misalnya batasnya 70 kpj dan kita cuma 60 kpj, ditempel. Serba salah. Benar-benar harus ngepas," katanya. "Jadi kita tuh merasa terintimidasi, mesti bener-bener pas kecepatannya. Jangan lebih pelan atau kencang. Begitu orang sini," ujarnya. Ilustrasi jalan di Australia Motor Menariknya, Ray mengatakan kondisi tersebut sedikit berbeda bagi pengendara sepeda motor. Salah satu alasannya berkaitan dengan posisi pelat nomor kendaraan. Berbeda dengan mobil yang memiliki pelat nomor di bagian depan dan belakang, sepeda motor umumnya hanya memiliki pelat nomor di belakang. "Bagusnya, pelat nomor motor di depan itu jarang ada. Motor pertama saya juga pelatnya cuma di belakang, Suzuki Bandit 1300 tahun 2008," katanya. "Saya pernah bawa motor 120 kpj pakai Forza (300), padahal batasnya 110 kpj. Saya sampai 120 kpj karena di belakang dipepet mobil," ujarnya. Bukan Bebas Meski demikian, kondisi tersebut bukan berarti pengendara sepeda motor bebas memacu kendaraan di atas batas kecepatan. Terlebih kamera lalu lintas tidak menjadi satu-satunya faktor keselamatan berkendara. Pengendara tetap perlu memperhatikan kondisi jalan, lalu lintas, serta potensi bahaya lain.