Modifikasi yang Salah Bisa Tingkatkan Risiko Kebakaran Motor Listrik Motor listrik bawaan pabrik biasanya dijamin aman dan terhindar dari kejadian kebakaran. Tapi proses modifikasi yang salah bisa meningkatkan risiko terbakar. Secara umum, motor listrik terdiri dari tiga komponen utama: baterai, controller, dan dinamo. Kabel terminal di kontroler motor listrik Modifikasi yang berisiko menyebabkan kebakaran ada dari penggantian baterai dan colokan. Abdul, Pemilik Dolland Electric Motor, bengkel spesialis motor listrik, menjelaskan, baterai motor listrik yang dirakit ulang bisa menjadi penyebab terjadinya kebakaran. "Dirakitnya enggak masalah, tapi kabelnya, part pendukungnya, membuat paket baterai kurang aman," kata Abdul kepada Kompas.com belum lama ini. Misal, kapasitas baterai ditingkatkan, tetapi kabel yang digunakan tidak di-upgrade. Alhasil, kabel tidak kuat, dipaksakan, sehingga bisa menyebabkan korsleting. "Itu kan melebihi batas juga, akhirnya motor terbakar sampai habis," kata Abdul. Faktor kedua penyebab motor listrik terbakar ada di colokannya. Port atau colokan yang sudah longgar bisa menyebabkan kebakaran. "Jadi itu sudah tidak pas, lalu dicas semalaman dengan ampere tinggi, bisa terbakar," kata Abdul. Maka, saat modifikasi motor listrik, komponen pendukung seperti kabel dan colokan juga wajib diperhatikan. Salah sedikit bisa membuat kebakaran yang sulit dipadamkan. Dalam segala situasi, KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih dari lapangan. Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme. Berikan apresiasi sekarang