Kondisi lalu lintas di Jalan TB Simatupang (ilustrasi) Kemacetan masih menjadi tantangan harian bagi pekerja di wilayah Jakarta dan sekitarnya, terutama saat jam pulang kantor. Banyak orang bertanya-tanya, jam berapa waktu yang paling ideal untuk meninggalkan kantor agar perjalanan ke rumah tidak terjebak arus padat. Berdasarkan pola lalu lintas dalam beberapa hari terakhir, dilihat VIVA Otomotif di TomTom Index Senin 9 Februari 2026, lonjakan kemacetan umumnya mulai terasa sejak sore hari. Intensitasnya meningkat seiring berakhirnya jam kerja mayoritas karyawan yang pulang hampir bersamaan. Pada rentang waktu sekitar pukul 16.30 hingga 18.30, tingkat kepadatan jalan biasanya berada di puncaknya. Di jam-jam tersebut, kecepatan kendaraan menurun drastis dan waktu tempuh bisa meningkat dua kali lipat dibanding kondisi normal. Data pemantauan lalu lintas menunjukkan bahwa kecepatan rata-rata kendaraan di sore hari cenderung berada di bawah kondisi ideal. Ini menandakan tingginya volume kendaraan yang memadati jalan utama maupun jalan alternatif. Bagi yang memiliki fleksibilitas waktu kerja, pulang lebih awal bisa menjadi pilihan untuk menghindari kemacetan. Meninggalkan kantor sekitar pukul 15.30 hingga 16.00 sering dianggap sebagai waktu yang relatif lebih lancar sebelum arus padat mulai terbentuk. Sebaliknya, jika tidak memungkinkan untuk pulang lebih awal, menunda perjalanan hingga setelah pukul 19.00 juga bisa menjadi strategi yang efektif. Pada jam tersebut, kepadatan lalu lintas biasanya mulai berkurang karena sebagian besar pengendara sudah tiba di tujuan masing-masing. Perbedaan waktu pulang bahkan hanya 30 menit dapat berdampak signifikan pada kelancaran perjalanan. Jalan yang sebelumnya macet total bisa berubah lebih mengalir ketika volume kendaraan mulai menurun. Selain jam kerja, faktor lain seperti cuaca, kecelakaan, atau adanya perbaikan jalan juga ikut memengaruhi tingkat kemacetan. Kondisi ini membuat waktu tempuh sulit diprediksi jika tidak mempertimbangkan situasi lalu lintas terkini. Banyak pengendara kini mulai mengatur jadwal pulang dengan menyesuaikan pola kepadatan harian. Sebagian memilih menunggu di kantor, makan malam lebih dulu, atau menyelesaikan pekerjaan ringan sebelum benar-benar berangkat pulang. Pilihan lainnya adalah memanfaatkan transportasi umum yang memiliki jalur khusus sehingga lebih stabil dari sisi waktu tempuh. Namun bagi pengguna kendaraan pribadi, pemilihan jam pulang tetap menjadi faktor utama yang menentukan kenyamanan perjalanan. Secara umum, periode paling rawan macet terjadi pada sore menjelang malam ketika aktivitas pulang kerja mencapai puncaknya. Mengatur waktu keberangkatan di luar periode tersebut menjadi langkah sederhana yang bisa membantu mengurangi stres di jalan.