Ilustrasi pengendara mobil Berkendara di negara lain sering kali tidak hanya soal memahami rambu lalu lintas atau arah jalan. Banyak negara memiliki aturan berkendara yang unik dan bahkan terdengar aneh bagi pengemudi Amerika Serikat. Hal-hal yang di AS hanya dianggap sebagai etika atau kebiasaan ternyata di beberapa negara bisa berujung denda, poin pelanggaran, bahkan hukuman pidana. ADVERTISEMENT GULIR UNTUK LANJUT BACA Ilustrasi berkendara. Perbedaan aturan ini muncul karena tiap negara memiliki pendekatan berbeda terhadap keselamatan, ketertiban, hingga norma sosial di jalan raya. Berikut sejumlah aturan berkendara internasional yang mungkin mengejutkan banyak pengemudi.1. Mengemudi Tanpa Baju Dilarang di ThailandDi negara tropis seperti Thailand, cuaca panas sering membuat orang ingin berpakaian seminimal mungkin. Namun, pengemudi mobil maupun motor wajib mengenakan pakaian bagian atas saat berkendara.Aturan ini merupakan bagian dari undang-undang kendaraan bermotor yang juga berkaitan dengan regulasi kesopanan di ruang publik. Pelanggaran dapat dikenai denda karena dianggap melanggar norma kesusilaan.2. Menyiram Pejalan Kaki Bisa Didenda di InggrisDi Amerika Serikat, mobil yang melintas genangan air dan menyiram pejalan kaki biasanya hanya dianggap tindakan tidak sopan.Namun di Inggris, tindakan tersebut dapat dikategorikan sebagai “driving without reasonable consideration” atau mengemudi tanpa memperhatikan orang lain. Jika pengemudi dengan sengaja atau ceroboh menyiram pejalan kaki, mereka bisa terkena denda atau poin pelanggaran pada SIM.3. Penumpang Mabuk Tidak Boleh Duduk di Depan di Makedonia UtaraDi banyak negara, penumpang yang mabuk masih boleh duduk di kursi depan selama pengemudi tetap sadar.Berbeda dengan Makedonia Utara. Di sana, orang yang berada di bawah pengaruh alkohol tidak diizinkan duduk di kursi penumpang depan. Aturan ini dibuat untuk mencegah gangguan terhadap pengemudi, karena penumpang mabuk dianggap berpotensi mengganggu kendali kendaraan.4. Beberapa Pusat Kota di Italia Melarang Mobil Non-ResidenBanyak kota tua di Italia menerapkan zona khusus yang disebut Zona a Traffico Limitato (ZTL) atau zona lalu lintas terbatas.Area ini biasanya berada di pusat kota bersejarah, dan mobil yang tidak memiliki izin khusus dilarang masuk. Kamera otomatis akan merekam pelanggaran dan mengirimkan denda kepada pengemudi.5. Mobil Harus Dikunci Saat Ditinggalkan di AustraliaDi beberapa wilayah Australia, khususnya negara bagian New South Wales, meninggalkan mobil tanpa menguncinya bisa melanggar hukum.Pengemudi diwajibkan menutup jendela dan mengunci kendaraan ketika meninggalkannya lebih dari beberapa meter. Aturan ini dibuat untuk mencegah pencurian kendaraan dan meningkatkan keamanan di area publik.6. Penumpang Ikut Dihukum Jika Naik Mobil Pengemudi Mabuk di JepangHukum mengemudi di Jepang sangat ketat terhadap pelanggaran alkohol.Tidak hanya pengemudi yang dihukum, penumpang yang mengetahui pengemudi dalam keadaan mabuk tetapi tetap ikut perjalanan juga dapat dikenai hukuman. Sanksinya bisa berupa denda besar atau hukuman penjara.7. Lampu Mobil Harus Menyala Sepanjang Hari di SwediaSebagian besar negara hanya mewajibkan lampu kendaraan dinyalakan pada malam hari atau saat jarak pandang buruk.Namun di Swedia, lampu depan kendaraan harus selalu menyala selama mobil digunakan, bahkan di siang hari yang cerah. Kebijakan ini bertujuan meningkatkan visibilitas kendaraan dan mengurangi risiko kecelakaan.8. Akselerasi Terlalu Keras Bisa Melanggar Hukum di SwissDi Swiss, kebisingan kendaraan dianggap sebagai gangguan lingkungan.Pengemudi dilarang melakukan revving mesin berlebihan atau akselerasi agresif yang menimbulkan suara keras, terutama di area permukiman. Aturan ini bertujuan menjaga ketenangan lingkungan dan mengurangi polusi suara.9. Mobil Kotor Bisa Didenda di DubaiDi Dubai, kebersihan kota menjadi prioritas.Mobil yang terlalu kotor atau berdebu dapat dianggap merusak estetika kota.Pemerintah bahkan melakukan patroli untuk memberikan peringatan atau denda kepada pemilik kendaraan yang membiarkan mobilnya terlalu kotor di tempat parkir umum.10. Pengemudi di Prancis Wajib Membawa Rompi ReflektifDi Prancis, setiap mobil harus membawa rompi keselamatan reflektif dan segitiga peringatan di dalam kendaraan.Jika mobil mogok atau berhenti darurat di jalan, pengemudi wajib mengenakan rompi tersebut sebelum keluar dari kendaraan dan memasang segitiga peringatan di belakang mobil. Aturan ini dibuat untuk meningkatkan keselamatan di jalan raya. Ilustrasi berkendara di Jakarta. ADVERTISEMENT GULIR UNTUK LANJUT BACA Perbedaan aturan lalu lintas di berbagai negara menunjukkan bahwa budaya, keselamatan, dan kebijakan kota sangat memengaruhi regulasi berkendara. Hal yang dianggap biasa di satu negara bisa menjadi pelanggaran serius di negara lain.Karena itu, siapa pun yang berencana menyetir kendaraan di luar negeri perlu memahami aturan setempat. Selain menghindari denda, memahami hukum lalu lintas lokal juga membantu menjaga keselamatan pengemudi, penumpang, dan pengguna jalan lainnya.