— Honda memiliki banyak model sepeda motor legendaris. Namun, ada satu produk yang bisa disebut sangat unik sekaligus langka, yakni Honda EZ Snow. Model ini pertama kali diperkenalkan pada Tokyo Motor Show 1991. Secara konsep, EZ Snow merupakan motor salju yang dikembangkan dari basis Honda EZ 90. EZ 90 saat ini merupakan salah satu motor “rekreasional” alias motor hobi Honda yang kini diburu kolektor. Karena itu, EZ Snow otomatis menjadi model yang jauh lebih spesial. Honda EZ Snow Dikutip dari The Drive, desain bodi EZ Snow pada dasarnya mirip dengan EZ 90. Perbedaan utamanya ada pada sektor kaki-kaki. EZ Snow menggunakan ski aluminium di bagian depan dan jalur karet (rubber track) di belakang. Pada masanya, konsep ini tergolong futuristik, bahkan untuk ukuran kendaraan rekreasi sekalipun. Pada bagian depan, roda digantikan ski aluminium, sementara di belakang dipasangkan track karet selebar sekitar 11 inci. Honda EZ Snow Desain track dibuat menyerupai profil ban motor. Kemudian sistem pengereman hanya mengandalkan rem tromol belakang. Motor ini dibekali mesin dua-tak 90 cc satu silinder, dilengkapi electric starter, choke otomatis, serta transmisi CVT dengan kopling sentrifugal. Tenaga yang dihasilkan sekitar 7,5 TK dengan bobot sekitar 101 kg, sehingga karakternya relatif jinak dan mudah dikendalikan. Saat meluncur motor ini dibanderol 2.800 dollar AS atau setara Rp 46 jutaan jika pakai kurs saat ini. Model ini diperkirakan hanya dibuat hingga 1992 atau 1993 dengan total produksi sekitar 180–300 unit. Keterbatasan unit membuat EZ Snow kini menjadi barang koleksi bernilai tinggi. Dalam beberapa kesempatan, harganya bahkan pernah menembus lebih dari 19.000 dollar AS atau Rp 319 jutaan. Meski begitu, tantangan terbesar bagi kolektor bukan cuma unitnya melainkan usia komponen, terutama track karet yang kini sudah berumur lebih dari 30 tahun dan tidak lagi ideal digunakan. Dalam segala situasi, KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih dari lapangan. Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme. Berikan apresiasi sekarang