Langkah PT Ilectra Motor Group (IMG) untuk menembus pasar global kini memasuki babak baru yang lebih konkret. Setelah mencuri perhatian dengan memamerkan model Alva N3 ke ajang EICMA 2025, pabrikan motor listrik lokal ini mulai mematangkan berbagai persiapan teknis demi memenuhi standar mancanegara. Test ride motor listrik Alva N3 Upaya ekspansi ini diperkuat melalui kemitraan strategis dengan Kawago, yang diproyeksikan menjadi pintu masuk Alva ke pasar internasional. Chief Marketing Officer Alva, Putu Swaditya Yudha, menegaskan bahwa Alva sangat terbuka dalam membidik pasar luar negeri, terutama wilayah yang memiliki kesadaran tinggi terhadap kendaraan ramah lingkungan. "Sebenarnya kita terbuka, tapi salah satunya Eropa," ujar Putu saat ditanya mengenai target negara tujuan ekspor motor listrik Alva. Meski begitu, dirinya tidak menampik bahwa setiap wilayah memiliki tantangan teknis tersendiri, terutama dalam hal homologasi atau sertifikasi kelayakan kendaraan. Standar keamanan, ketahanan komponen, hingga regulasi teknis menjadi variabel yang harus dipenuhi secara spesifik sesuai karakteristik geografis negara tujuan. "Secara homologasi, setiap negara beda. Pasti kan, karena kondisi jalanan, cuacanya beda, jadi ya kita selalu memenuhi requirement," tambah dia. Saat ditanya mengenai target waktu peluncuran resmi produknya di luar negeri, Alva masih menutup rapat tanggal pastinya. Namun, ia memberikan sinyal bahwa proses tersebut terus berjalan secara intensif agar bisa segera terealisasi. "Pengennya sih secepatnya," ujarnya menanggapi estimasi waktu mulai penjualan di pasar internasional. Sebagai fondasi utama ekspansi tersebut, Alva juga telah memastikan kesiapan infrastruktur manufaktur di fasilitas produksi mereka. Dengan pabrik yang mampu memproduksi hingga 100.000 unit per tahun, Alva siap menyesuaikan volume produksi sesuai dengan dinamika kebutuhan pasar. "Nanti ya tergantung demand saja sih. Sementara ini tidak ada tantangan yang gimana-gimana juga, harusnya masih oke sih," jelasnya mengenai pembagian jatah produksi antara kebutuhan domestik dan pasar ekspor. KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang