— GAC Indonesia mengajak media dari Tanah Air untuk mengeksplorasi secara mendalam dua model utama yaitu Aion N60 dan Aion i60. Tujuannya yaitu untuk meninjau lebih dekat pengembangan teknologi pada lini kendaraan GAC, sebagai bagian dari rangkaian menuju Beijing Auto Show 2026. Kedua model tersebut merepresentasikan strategi global GAC dalam menjawab kebutuhan pasar yang kian dinamis, termasuk pasar otomotif di Indonesia. GAC Aion i60 Untuk diketahui, Aion N60 hadir sebagai model kendaraan listrik pintar yang mengedepankan aspek keamanan. Mobil ini mengintegrasikan teknologi sensor canggih, mulai dari LiDAR hingga Radar 4D, untuk mendukung sistem bantuan pengemudi yang lebih presisi. Dasbor GAC Aion N60 Sementara itu, bagi konsumen yang membutuhkan efisiensi tanpa khawatir akan keterbatasan jarak tempuh, GAC menghadirkan Aion i60. SUV ini menggunakan teknologi Range-Extended Electric Vehicle (REEV) yang menawarkan fleksibilitas jarak tempuh total hingga 1.240 kilometer. Iqbal Taufiqurrahman, Product Planning and Strategy GAC Indonesia, menegaskan bahwa pengembangan seluruh lini produk ini telah disesuaikan dengan beragam karakter pengguna. “Melalui sesi ini, kami ingin menunjukkan bahwa pengembangan produk GAC dirancang secara spesifik untuk menjawab kebutuhan pengguna yang beragam," kata Iqbal di Guangzhou, China, Rabu (23/4/2026). "Mulai dari kendaraan listrik untuk mobilitas harian, SUV keluarga yang praktis, hingga lini premium berperforma tinggi, seluruhnya dikembangkan dengan pendekatan yang sangat relevan untuk karakter pasar seperti Indonesia,” ujar Iqbal. GAC Aion N60 model ini membuka peluang besar bagi GAC Indonesia untuk memperluas jajaran produk domestik di masa depan, mulai dari kendaraan keluarga hingga SUV perkotaan. KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang