Pabrikan otomotif asal Cina, GAC Group, melihat Indonesia sebagai salah satu pasar strategis untuk pengembangan kendaraan energi baru atau new energy vehicle (NEV). Potensi pasar yang besar serta pertumbuhan yang cepat menjadi alasan utama ekspansi agresif di Tanah Air. President of GAC International, Wei Haigang, mengatakan bahwa Indonesia saat ini tengah mengalami pergeseran signifikan menuju elektrifikasi kendaraan. GAC AION i60 menghadirkan kenyamanan berkendara yang stabil dengan karakter suspensi yang mampu meredam getaran jalan secara halus, memberikan pengalaman berkendara yang tenang di berbagai kondisi. "Indonesia sekarang dalam transisi yang cepat sekali ke new energy vehicle. Jadi harapannya dari GAC ini kita membuat Indonesia itu sebagai model untuk pasar yang terbuka di Asia," kata Haigang di Beijing, Cina, akhir pekan lalu. Menurut dia, GAC tidak hanya fokus pada kendaraan listrik berbasis baterai (battery electric vehicle/BEV), tetapi juga menghadirkan berbagai teknologi lain guna menyesuaikan kebutuhan konsumen yang beragam. "Secara powertrain bukan hanya EV yang sekarang kami sudah menunjukkan di Indonesia, tetapi masih ada lagi yang hybrid dan juga plug-in hybrid dan EREV juga, dan secara bodi tipe bukan hanya yang SUV, tetapi ada juga MPV dan tipe-tipe bodi yang lain," ujarnya. GAC ingin menunjukkan portofolio produk yang lengkap, mulai dari SUV hingga MPV, yang selama ini menjadi segmen favorit masyarakat Indonesia. GAC Aion i60 Haigang mengungkapkan bahwa situasi global saat ini berpotensi meningkatkan penjualan mobil ramah lingkungan. Untuk itu, kerja sama dengan Indomobil Group menjadi salah satu kunci ekspansi GAC di Indonesia, terutama dalam hal distribusi, jaringan, serta pemahaman pasar lokal. "Melihat situasi global di Timur Tengah, kami melihat ini peluang besar new energy di Indonesia. Kami dengan partner kami Indomobil akan menerobos pasar dan mengambil peluang ini dan membawa produk terbaik ke Indonesia," ujarnya. "Harapan kami Indonesia bisa menjadi nomor satu untuk GAC di Asia Tenggara," ujar Haigang. KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang