GAC Indonesia memastikan bakal membawa sejumlah produk baru di Tanah Air pada 2026. Dua di antara nya bermain di segmen Sport Utility Vehicle (SUV). "Akan ada dua SUV tahun ini," ucap Chief Executive Officer (CEO) GAC Indonesia, Andry Ciu, di Jakarta Pusat, Rabu (11/3/2026). Andry memang belum mengungkapkan secara detail terkait model apa yang akan diluncurkan. Namun, sejumlah model yang akan meluncur disebut baja mengusung berbagai pilihan teknologi mesin, mulai dari konvensional hingga elektrifkasi. "Kita bawa teknologi lengkap. ICE, PHEV, EREV dan EV. Kita sajikan secara lengkap demi memenuhi kebutuhan di Indonesia," kata dia. Bisa jadi salah satu model yang akan diluncurkan adalah Aion i60. Mobil ini telah lebih dulu meluncur di global dengan teknologi Extended Range Electric Vehicle (EREV). Mengutip dari CarNewsChina, model ini memadukan efisiensi mesin bensin dengan performa motor listrik bertenaga tinggi. Aion i60 tampil dengan desain futuristik khas mobil listrik modern. Bagian depan menggunakan gril tertutup dan lampu utama yang dihubungkan strip LED, menciptakan kesan elegan sekaligus aerodinamis. Aion i60 Pada sisi bodi, Aion i60 menawarkan handle pintu semi-tersembunyi atau tersembunyi penuh, tergantung varian. Beberapa tipe bahkan dilengkapi sensor lidar di atap untuk sistem bantuan mengemudi tingkat lanjut (ADAS). Tampilan belakangnya tak kalah menarik, dengan lampu belakang menyambung penuh (through-type) dan logo GAC yang bisa menyala di tengahnya. Knalpot tersembunyi membuat tampilannya tetap bersih dan modern. Aion i60 diposisikan sebagai SUV kompak, dengan dimensi panjang 4.685 mm, lebar 1.854–1.876 mm, tinggi 1.660 mm, serta jarak sumbu roda 2.775 mm. Kabinnya berkonfigurasi lima tempat duduk yang dirancang untuk kenyamanan harian. Model EREV-nya menggunakan mesin bensin 1.5L dengan tenaga maksimum 74 kW (99 hp) yang berfungsi sebagai pengisi daya bagi motor listrik utama. Motor listrik tersebut tersedia dalam dua pilihan daya, yaitu 150 kW (201 hp) dan 165 kW (221 hp). Aion i60 Daya listrik disimpan dalam baterai lithium iron phosphate berkapasitas 29,165 kWh, yang mampu menempuh jarak hingga 160 km secara listrik murni (EV mode). Sementara untuk jangkauan total gabungan (comprehensive range), GAC belum mengumumkan secara resmi. Namun sebagai perbandingan, sistem Xingyuan range-extender yang digunakan juga pada SUV GAC Hyptec HL EREV mampu mencapai jarak 1.369 km (standar CLTC). KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang