GAC Indonesia yang berada di bawah naungan Indomobil Group terus menunjukkan keseriusannya dalam menggarap pasar kendaraan listrik di Tanah Air melalui ekspansi jaringan diler. Hingga April 2026, pabrikan asal China ini tercatat telah memiliki 58 diler resmi yang tersebar luas untuk menjangkau para konsumen di berbagai wilayah. Langkah strategis ini dilakukan guna memastikan distribusi dan layanan purna jual GAC Aion dapat menyentuh hampir seluruh pelosok nusantara tanpa terkecuali. Santiko Wardoyo, CEO PT Indomobil Wahana Trada, mengungkapkan bahwa jangkauan diler mereka saat ini sudah sangat luas dan merata di Indonesia. “Diler yang sekarang ada 58 untuk Aion,” ujar Santiko kepada GridOti dalam rangkaian kunjungannya ke Guangzhou, China (21/4/2026). Meskipun ekspansi dilakukan secara masif, Santiko mengakui masih ada dua wilayah yang saat ini memang belum terjamah oleh jaringan diler GAC Aion. Wilayah tersebut mencakup daerah Papua dan Kalimantan Utara yang secara karakteristik wilayah masih memiliki tantangan infrastruktur tersendiri. "Kalau Papua masih rural ya, sedangkan Kaltara masih baru juga, memang kita belum (ada), tapi yang lainnya ada," jelas Santiko menambahkan. Fokus utama GAC saat ini adalah memperkuat sinergi dan koordinasi antar diler agar pemilik mobil listrik Aion merasa aman saat melakukan perjalanan jauh. Dengan integrasi layanan yang kuat, konsumen diharapkan tidak perlu merasa khawatir mengenai ketersediaan fasilitas servis maupun pengisian daya di perjalanan. "Kami akan terus optimalkan ya tentunya dengan koordinasi antar cabang-cabang kami," ungkapnya untuk menegaskan komitmen kenyamanan pelanggan. Mengenai rencana penambahan diler di masa depan, pihak Indomobil menegaskan akan tetap bersikap fleksibel mengikuti dinamika pasar yang ada. Target penambahan jaringan diler akan disesuaikan dengan respon pasar serta perkembangan portofolio produk Aion yang akan diluncurkan di Indonesia. GAC Aion tampaknya ingin memastikan bahwa setiap pembukaan diler baru benar-benar didasarkan pada kebutuhan spesifik konsumen di tiap-tiap daerah.