Segmen MPV listrik menengah 7-penumpang di Indonesia kian ramai. VinFast resmi membuka pemesanan model terbarunya, VF MPV 7, pada ajang Indonesia International Motor Show (IIMS) 2026, Senin (9/2/2026). Kehadirannya langsung berhadapan dengan BYD M6 yang lebih dulu dipasarkan di Tanah Air. Berbeda dengan Limo Green yang disiapkan untuk kebutuhan armada dan taksi, VF MPV 7 hadir sebagai versi penumpang yang menyasar keluarga. Model ini dikembangkan dengan peningkatan pada desain, fitur, dan teknologi untuk menunjang kenyamanan penggunaan harian. Keduanya sama-sama bermain di segmen MPV listrik menengah, menawarkan kabin lega, tenaga listrik murni, serta fitur yang cukup lengkap untuk kebutuhan keluarga modern. Secara spesifikasi, VF MPV 7 memiliki dimensi panjang 4.740 mm, lebar 1.872 mm, dan tinggi 1.728 mm dengan wheelbase 2.840 mm. Ukuran ini sedikit lebih besar dibandingkan BYD M6 yang memiliki panjang sekitar 4.710 mm dan jarak sumbu roda 2.800 mm, sehingga berpotensi memberi ruang kabin lebih lega, terutama di baris kedua dan ketiga. BYD M6 Dari sisi performa, VF MPV 7 dibekali motor listrik bertenaga 150 kW atau setara 201 hp dengan torsi 280 Nm. Mobil ini menggunakan baterai berkapasitas 60,2 kWh yang diklaim mampu menempuh jarak hingga 450 kilometer (NEDC), serta mendukung pengisian cepat dari 10 persen ke 70 persen dalam waktu sekitar 30 menit. Interior VinFast VF MPV 7 Sementara itu, BYD M6 mengandalkan motor listrik dengan tenaga sekitar 161 hp dan torsi 310 Nm. MPV ini dibekali Blade Battery berkapasitas 55,4 kWh dengan jarak tempuh sekitar 420 km, bahkan tersedia varian dengan klaim hingga sekitar 530 km (NEDC), tergantung tipe yang dipilih. Masuk ke fitur, VF MPV 7 dilengkapi layar sentuh 10,1 inci yang sudah mendukung Android Auto dan Apple CarPlay, setir D-cut berlapis kulit, serta sistem pendingin udara otomatis dengan filtrasi PM2.5 dan ventilasi hingga baris ketiga. Kapasitas bagasinya juga bisa diperluas hingga 1.240 liter saat kursi belakang dilipat. Test drive BYD M6 Di sisi lain, BYD M6 dikenal menawarkan fitur yang cukup lengkap, mulai dari layar infotainment besar, kamera 360 derajat, hingga perangkat keselamatan aktif seperti ADAS pada varian tertinggi. VF MPV 7 dipasarkan dengan harga Rp 420 juta OTR Jakarta untuk versi dengan baterai, serta Rp 345 juta OTR Jakarta dengan skema berlangganan baterai. VinFast juga memberikan insentif tunai Rp 16 juta bagi 2.000 konsumen pertama, termasuk pengisian daya gratis dan paket aksesori. Sementara itu, BYD M6 masih berada di rentang Rp 383 juta hingga Rp 433 juta, tergantung varian dan konfigurasi kursi, dengan baterai sudah termasuk dalam harga kendaraan. Secara karakter, VF MPV 7 diposisikan sebagai MPV listrik keluarga dengan sentuhan lebih premium, mulai dari desain, dimensi besar, hingga fitur kenyamanan tiga baris. Di sisi lain, BYD M6 tetap menjadi pilihan kuat di kelas MPV listrik menengah dengan kelengkapan fitur keselamatan dan varian yang lebih beragam. KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang