Datang sebagai mobil keluarga tujuh penumpang dengan harga terjangkau, VinFast VF MPV 7 mengusung pendekatan berbeda pada desain interiornya. Mobil listrik ini tidak dibekali panel instrumen atau cluster meter konvensional di belakang setir seperti mobil pada umumnya. Seluruh informasi kendaraan, termasuk kecepatan, ditampilkan melalui layar head unit di bagian tengah dashboard. Konsep tersebut menimbulkan pertanyaan, terutama terkait kenyamanan dan keselamatan pengemudi saat berkendara. Apalagi pendekatan desain kabinnya terkesan konvensional, tidak driver oriented. Interior VinFast VF MPV 7 Menanggapi hal itu, Deputy CEO of Sales and Network Development VinFast Indonesia, Davy J. Tuilan, memastikan bahwa ketiadaan panel instrumen di balik kemudi bukan tanpa pertimbangan. “Speedometer sebenarnya ada. Kalau kita lihat di head unit itu sudah ada, seperti di Limo Green dan MPV 7,” ujar Davy di JIExpo Kemayoran, Jakarta, Senin (9/2/2026). Menurutnya, tampilan informasi terpusat di layar tengah juga diterapkan pada model lain VinFast, seperti VF 3 dan Limo Green. Dengan konsep tersebut, pengemudi tetap dapat memantau kondisi kendaraan meski tanpa panel instrumen di sisi kanan kemudi. “Kalau di sebelah kanan memang tidak ada cluster meter. Semuanya disediakan di head unit,” kata dia. Terkait aspek keselamatan, Davy menegaskan bahwa desain interior tersebut telah melalui serangkaian pengujian teknis sebelum dipasarkan. “Semua itu sudah diuji secara engineering. Jadi kami yakin tidak ada pengaruh dari faktor safety,” ucapnya. Interior VinFast VF MPV 7 Sebagai informasi, VF MPV 7 mengusung konsep kabin minimalis dengan layar sebagai pusat informasi dan kendali kendaraan. Pendekatan ini sejalan dengan tren mobil listrik modern yang mulai mengurangi penggunaan panel instrumen konvensional dan beralih ke sistem digital terintegrasi. Mobil yang rencananya akan dirakit secara lokal pada akhir semester/I 2026 dibanderol Rp 345 juta on-the-road (OTR) DKI Jakarta. Namun, khusus bagi 2.000 pemesan pertama, VinFast memberikan program diskon sehingga harganya menjadi Rp 329 juta OTR Jakarta. KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang