VinFast memastikan pabriknya di Subang, Jawa Barat, akan mulai menjalani uji coba produksi (trial production) setelah Lebaran 2026 alias April 2026. Chief Executive Officer (CEO) VinFast Indonesia, Kariyanto Hardjosoemantoro, mengatakan bahwa tahap tersebut menjadi langkah awal sebelum perusahaan masuk ke fase produksi massal. “Pabrik di Subang so far on track, akan dimulai trial production dahulu setelah Lebaran 2026,” ujarnya saat ditemui di Indonesia International Motor Show (IIMS) 2026, JIExpo Kemayoran, Jakarta, Kamis (5/2/2026). Ilustrasi pabrik VinFast di Vietnam Menurut dia, tahap uji coba produksi akan menjadi fase penting untuk memastikan kualitas kendaraan sebelum dipasarkan secara luas. Setelah proses trial selesai, perusahaan akan melakukan evaluasi menyeluruh sebelum meningkatkan kapasitas produksi. Pada tahap awal operasional, VinFast akan langsung memproduksi dua model kendaraan listrik, yakni VF3 dan Limo Green. “Tahap awal nanti langsung dua model, VF3 dan Limo Green,” kata Kariyanto. Ia menambahkan, pengiriman unit kepada konsumen ditargetkan mulai pertengahan 2026, sekitar Juni hingga Juli, seiring rampungnya proses evaluasi hasil uji coba produksi. "Untuk delivery, kami harapkan di akhir semester ini atau awal semester depan, karena setelah trial akan ada evaluasi lagi,” ujarnya. Pabrik VinFast di Subang berdiri di atas lahan seluas sekitar 170 hektar dengan nilai investasi sekitar 300 juta dollar AS atau setara Rp 4,8 triliun. Sederet mobil listrik hasil produksi pabrik Vinfast di Vietnam. Fasilitas ini diresmikan pada Desember 2025 dan menjadi pabrik pertama VinFast di Asia Tenggara, di luar Vietnam. Selain memenuhi kebutuhan pasar domestik, pabrik ini juga diproyeksikan menjadi basis produksi dan distribusi kendaraan listrik VinFast untuk kawasan Asia Tenggara. Ke depan, VinFast juga berencana meningkatkan penggunaan komponen lokal secara bertahap dengan menggandeng pemasok dalam negeri. Hal ini sejalan dengan upaya pemerintah dalam memperkuat industri kendaraan listrik nasional sekaligus mendorong pertumbuhan ekosistem kendaraan ramah lingkungan di Indonesia. KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang