VinFast memastikan pabriknya yang berlokasi di Subang, Jawa Barat, akan mulai beroperasi setelah Lebaran 2026. Fasilitas tersebut saat ini masih berada dalam tahap persiapan menuju produksi. Chief Executive Officer (CEO) VinFast Indonesia, Kariyanto Hardjosoemantoro, mengatakan bahwa operasional pabrik akan diawali dengan tahap uji coba produksi atau trial production. “Pabrik kami di Subang sejauh ini on track. Akan mulai setelah Lebaran 2026 dengan trial production lebih dahulu,” ujar Kariyanto saat ditemui di Indonesia International Motor Show (IIMS) 2026, JIExpo Kemayoran, Jakarta, Kamis (5/2/2026). Vinfast Limo Green di IIMS 2026 Pabrik VinFast di Subang berdiri di atas lahan seluas 171 hektar dengan nilai investasi sekitar 300 juta dollar AS atau setara Rp 4,8 triliun. Sebelum masuk produksi massal, fasilitas ini akan menjalani sejumlah pengujian. Pada tahap awal, VinFast akan memproduksi dua model sekaligus, yakni VF3 dan Limo Green. “Tahap awal nanti langsung dua model, VF3 dan Limo Green,” kata Kariyanto. Ia menambahkan, pengiriman unit kepada konsumen ditargetkan mulai pertengahan 2026, setelah proses evaluasi hasil uji coba produksi selesai dilakukan. “Untuk delivery, kami harapkan di akhir semester ini atau semester depan, sekitar Juni-Juli 2026, karena setelah trial akan ada evaluasi lagi,” ujarnya. Dalam kesempatan yang sama, VinFast juga resmi meluncurkan Limo Green dengan harga Rp 319 juta on the road (OTR) Jakarta. “Khusus untuk 2.000 pembeli pertama selama IIMS 2026, kami memberikan harga spesial Rp 299 juta,” kata Kariyanto. Menurut dia, Limo Green saat ini masih ditujukan untuk kebutuhan armada atau fleet. Sementara itu, versi ritel akan segera diperkenalkan dalam waktu dekat. “Ini untuk fleet. Nanti yang khusus ritel akan kami luncurkan juga dalam waktu dekat di pameran ini,” katanya. KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang