VinFast bersiap memulai produksi kendaraan listrik di Indonesia dengan merakit VF 3 dan Limo Green di pabrik Subang, Jawa Barat. Aktivitas produksi dijadwalkan berlangsung mulai Maret 2026, menandai fase awal operasional pabrik VinFast di Tanah Air. Model Limo Green diperkenalkan pada Gaikindo Jakarta Auto Week (GJAW) 2025, tersedia dalam empat varian, dan tampil berdampingan dengan model VF Wide. Proses penamaan model masih berlangsung, di mana masyarakat dapat memberikan usulan secara langsung di arena pameran maupun melalui platform daring. Selain mobil listrik, VinFast juga menyiapkan kendaraan listrik roda dua yang dijadwalkan masuk pasar pada kuartal pertama 2026, meski produksi awalnya belum dilakukan di pabrik Subang. Mengenai kemungkinan perakitan Limo Green secara lokal, CEO VinFast Indonesia, Kariyanto Hardjosoemantoro, menyebut bahwa keputusan tersebut masih dalam pertimbangan, antara lain menyesuaikan volume dan investasi yang diperlukan. MPV listrik 7-penumpang VinFast Limo Green “Diproduksi lokal atau tidak itu nanti masih banyak pertimbangannya, tentu akan kita hitung-hitung lagi antara produksi lokal dibandingkan volumenya, dibanding investasi yang harus kita lakukan, kira-kira ekonomis atau tidak, nanti kita pertimbangkan,” ujarnya di Tangerang, Sabtu (22/11/2025). Ia menambahkan bahwa strategi VinFast di Indonesia menitikberatkan pada pembangunan ekosistem kendaraan listrik yang lengkap dan berkelanjutan. Produksi lokal di Subang menjadi bagian penting, mulai dari rantai pasok hingga layanan purna jual. Salah satu langkah nyata adalah penerapan skema battery subscription, yang bertujuan meringankan biaya kepemilikan awal bagi konsumen sekaligus memberi fleksibilitas penggunaan kendaraan listrik. Dalam segala situasi, KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih dari lapangan. Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih. Berikan apresiasi sekarang