Tulisan Logo Ferrari Bonus Ferrari 2026 menjadi sorotan setelah pabrikan mobil mewah asal Italia itu membagikan insentif besar kepada para pekerjanya. Hal ini terasa unik karena jumlah mobil yang terjual justru sedikit menurun dibanding tahun sebelumnya. Meski begitu, kinerja keuangan perusahaan tetap menunjukkan tren positif yang cukup kuat. Ferrari mencatat kenaikan pendapatan bersih sebesar tujuh persen hingga mencapai €7,1 miliar atau setara sekitar Rp120 triliun. ADVERTISEMENT GULIR UNTUK LANJUT BACA Keuntungan bersih juga mengalami peningkatan dari €1,52 miliar menjadi €1,6 miliar. Angka tersebut diraih walaupun total penjualan kendaraan turun sebanyak 112 unit menjadi 13.640 mobil sepanjang tahun lalu.Atas capaian tersebut, perusahaan memberikan bonus sebesar €14.900 kepada setiap karyawan yang bekerja di Italia. Disadur VIVA Otomotif dari Carscoops, Rabu 18 Februari 2026, nilainya sedikit lebih tinggi dibanding tahun sebelumnya yang berada di angka €14.400.Besaran insentif itu ternyata bukan angka yang ditentukan secara sembarangan. Perhitungan dilakukan berdasarkan beberapa faktor seperti jumlah pengiriman kendaraan, adjusted EBITA, kualitas produk, hingga tingkat absensi karyawan.Jika keuntungan perusahaan terus meningkat, maka nilai bonus yang diterima karyawan juga ikut naik. Hal ini terlihat dari tren beberapa tahun terakhir yang terus menunjukkan pertumbuhan insentif. Ferrari Roma Spider Sebagai gambaran, pada 2020 Ferrari mencatat keuntungan bersih sebesar €609 juta dan membagikan bonus €7.500. Setahun kemudian, laba meningkat menjadi €833 juta dan nilai bonus melonjak menjadi €12.000.Pada 2022, keuntungan kembali naik menjadi €939 juta dan insentif karyawan meningkat menjadi €13.500. Pola ini menunjukkan bahwa kinerja finansial perusahaan punya pengaruh besar terhadap kesejahteraan pekerja.Namun, ada batasan penting dalam pembagian bonus tersebut. Insentif hanya berlaku bagi sekitar 5.000 karyawan Ferrari yang berada di Italia, tidak termasuk pekerja di negara lain.Tahun ini Ferrari juga menargetkan peningkatan penjualan sekitar lima persen serta kenaikan margin hingga tujuh persen. Jika target itu tercapai, bukan tidak mungkin nilai bonus kembali bertambah di periode berikutnya. ADVERTISEMENT GULIR UNTUK LANJUT BACA Di sisi lain, perhatian publik juga tertuju pada rencana peluncuran model baru bernama Luce. Mobil tersebut dijadwalkan meluncur pada 25 Mei dan akan menjadi kendaraan listrik pertama Ferrari.Model ini akan tampil berbeda karena bagian interiornya dirancang oleh Jony Ive, sosok desainer yang dikenal lewat perannya dalam menciptakan iPhone generasi awal. Kehadiran mobil listrik tersebut diharapkan membuka babak baru bagi Ferrari sekaligus menjadi faktor penting dalam mendorong pertumbuhan bisnis ke depan.