Ferrari F76 Ferrari baru saja mengumumkan “mobil baru” bernama F76. Tapi ini bukan mobil yang bisa dibeli, dikirim ke rumah, di‐polish setiap Minggu pagi, atau dijemput flatbed kalau mau diboyong ke sirkuit. F76 bukan mobil fisik. F76 adalah hypercar digital, alias mobil yang hanya ada di dunia virtual — bentuknya NFT. Jadi walaupun ini disebut mobil baru, bentuknya tidak bisa diparkir di garasi, karena mobil ini tidak pernah diproduksi dalam bentuk nyata.Disadur VIVA Otomotif dari keterangan resmi, Rabu 5 November 2025, Ferrari menciptakan F76 di tahun ketika tim 499P menang untuk ketiga kalinya di 24 Hours of Le Mans. Nama “76” sendiri adalah penghormatan ke kemenangan Le Mans pertama Ferrari tahun 1949, yang terjadi 76 tahun sebelum era 499P sekarang. Artinya ini bukan sekadar NFT “gambar keren”, tapi Ferrari ingin mengikat sejarah balap dengan dunia digital. Ferrari F76 Proyek ini digarap langsung oleh Ferrari Styling Centre, dipimpin Flavio Manzoni. F76 diposisikan sebagai “teaser masa depan desain Ferrari”. Walau virtual, bentuknya tidak asal fancy. Ferrari memakai pendekatan generative design: bentuk bodi, alur udara, lekukan — semuanya disusun lewat simulasi komputer, bukan cuma diatur selera manusia. Secara kasat mata, F76 tampil dengan bodi dua “fuselage” terpisah. Di tengahnya ada kanal besar yang bertugas mengatur aliran udara seperti efek ground effect mobil balap.Yang menarik, interior juga ikut dirancang. Di dalam ada dua kokpit terpisah. Semua kontrol (setir, pedal) memakai sistem drive-by-wire dan bisa disinkronkan, sehingga dua orang bisa merasakan sensasi “nyetir bareng” — walaupun ini semua terjadi di ruang digital.F76 hanya ditujukan untuk anggota Hyperclub, program super-eksklusif Ferrari yang mendampingi perjalanan 499P di WEC dan Le Mans. Para anggota bisa memilih opsi desain yang dilepas dalam beberapa “drop” khusus. Jadi setiap F76 bisa beda antar pemilik, seperti custom spec mobil nyata.