Ferrari Luce, mobil listrik atau electric vehicle (EV) pertama Ferrari, menuai kontroversi setelah resmi diperkenalkan di Roma, Italia, pada 25 Mei 2026. Sorotan bukan hanya datang dari statusnya sebagai EV perdana Ferrari, tetapi juga desain eksterior yang dianggap terlalu jauh dari identitas khas Maranello. Sebelumnya, Luce sempat mendapat respons positif untuk bagian interior. Kabin garapan LoveFrom, studio desain milik mantan desainer Apple, Jony Ive, dinilai berhasil menghadirkan nuansa modern tanpa meninggalkan karakter sporty Ferrari. Ferrari juga tetap mempertahankan tombol fisik, switch, dan toggle di dalam kabin, berbeda dari tren mobil modern yang kini mengandalkan panel sentuh penuh. Namun, apresiasi tersebut tidak berlanjut ke bagian eksterior. Tampilan luar Luce justru menuai kritik, termasuk dari mantan Chairman dan CEO Ferrari, Luca di Montezemolo. Montezemolo, yang memimpin Ferrari pada 1991 hingga 2014, menilai Ferrari mengambil langkah terlalu berani lewat desain Luce. “Kalau saya mengatakan apa yang sebenarnya saya pikirkan, saya bisa menyakiti Ferrari. Kita sedang mempertaruhkan kehancuran sebuah legenda dan saya sangat menyesalkan hal itu," kata Montezemolo, dikutip dari Carscoops, Rabu (27/5/2026). Ia bahkan menyindir desain Luce dengan mengatakan mobil tersebut kemungkinan tidak akan ditiru oleh pabrikan China. "Saya berharap setidaknya mereka melepas logo Kuda Jingkrak dari mobil itu. Ini jelas menjadi mobil yang bahkan tidak akan ditiru oleh pabrikan China," ujar dia. Pernyataan tersebut diduga berkaitan dengan Xiaomi yang sebelumnya sempat menjadi sorotan karena desain SUV YU7 dianggap mirip Ferrari Purosangue. Ferrari Luce Kritik terhadap Luce juga datang dari Wakil Perdana Menteri sekaligus Menteri Perhubungan Italia, Matteo Salvini. Ia menilai Luce kehilangan karakter khas Ferrari. “Mobil itu sama sekali tidak terlihat seperti Ferrari. Jika ini disebut inovasi, saya tidak tahu apa yang akan dikatakan Enzo Ferrari,” kata Salvini. Tak hanya menuai kritik dari publik dan tokoh otomotif Italia, peluncuran Luce juga berdampak pada pasar saham Ferrari. Sesaat setelah mobil diperkenalkan, saham Ferrari dilaporkan turun 8,4 persen di Italia dan 5,1 persen di Amerika Serikat. Padahal, Ferrari secara terbuka menyebut Luce sebagai bagian penting dari strategi multi-energi mereka untuk menjangkau konsumen baru, khususnya kalangan premium yang mulai tertarik pada kendaraan ramah lingkungan. Ferrari Luce hadir sebagai mobil listrik pertama Ferrari dengan konfigurasi empat pintu dan lima kursi. Ferrari Luce Mobil ini dibekali empat motor listrik dengan tenaga gabungan mencapai 1.035 hp dan baterai 122 kWh. Ferrari mengklaim Luce mampu melesat dari 0-100 kilometer per jam dalam 2,5 detik, dengan kecepatan maksimum lebih dari 310 kilometer per jam. KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang