Ferrari resmi memperkenalkan 849 Testarossa sebagai penerus SF90 Stradale dalam jajaran produknya. Model terbaru ini hadir sebagai berlinetta plug-in hybrid bermesin V8 twin-turbo yang dipadukan dengan tiga motor listrik. Dibandingkan model yang digantikannya, Ferrari 849 Testarossa menawarkan peningkatan performa. Total tenaga yang dihasilkan mencapai 1.050 Hp atau 50 Hp lebih besar dibandingkan SF90 Stradale. Dengan peningkatan tersebut, Ferrari menempatkan 849 Testarossa sebagai salah satu model sport paling bertenaga dalam lini produknya. Mobil ini dirancang untuk memberikan performa tinggi tanpa mengorbankan kenyamanan berkendara maupun kualitas interior. Ilustrasi Ferrari SF90 Stradale Penerus SF90 Stradale Ferrari menyebut 849 Testarossa dikembangkan untuk konsumen yang menginginkan standar tertinggi dari sebuah mobil Ferrari. Selain membawa teknologi terbaru, model ini juga menandai kembalinya nama legendaris Testarossa ke dalam jajaran Ferrari. Nama Testarossa pertama kali digunakan pada Ferrari 500 TR pada 1956 untuk menggambarkan warna merah pada penutup katup mesin mobil balap Ferrari. Nama tersebut kemudian kembali digunakan pada Ferrari Testarossa yang meluncur pada 1984 dan menjadi salah satu model paling ikonik dalam sejarah pabrikan asal Maranello tersebut. Kini, nama Testarossa kembali dihidupkan sebagai identitas mobil sport hybrid terbaru Ferrari. Komponen Lebih Besar, Bobot Tetap Sama Sales Manager PT Eurokars Prima Utama Jordy Kamal mengatakan, Ferrari melakukan banyak penyempurnaan pada 849 Testarossa dibandingkan SF90 Stradale. Menurut dia, sejumlah komponen dibuat lebih besar untuk mendukung peningkatan performa mesin dan sistem pendinginan. "Dibandingkan dengan pendahulunya SF90, 849 Testarossa memiliki berbagai komponen yang lebih besar seperti turbo, radiator, intercooler, rem dan juga mud sehingga bobot komponen total mobil ini menjadi 20 kg lebih berat daripada SF90," kata Jordy, saat ditemui di Jakarta Utara, Kamis (16/7/2026). Ferrari 849 Testarossa Power to Weight Ratio Terbaik di Kelasnya Meski menggunakan komponen yang lebih besar, Ferrari berhasil mempertahankan bobot keseluruhan mobil tetap sama seperti SF90 Stradale. Dengan demikian, rasio tenaga terhadap bobot atau power to weight ratio menjadi lebih baik dibanding pendahulunya. "Namun secara keseluruhan Ferrari berhasil menjaga bobot mobil ini tetap sama dengan SF90 sehingga power to weight ratio yang dicapai menjadi yang terbaik di kelasnya," ujar Jordy. Selain mengusung tenaga lebih besar, Ferrari 849 Testarossa juga mempertahankan karakter khas Ferrari dengan perpaduan performa tinggi, teknologi elektrifikasi, serta desain futuristis yang tetap mengambil inspirasi dari sejarah panjang merek asal Italia tersebut.