PT Eurokars Prima Utama (EPU) resmi meluncurkan Ferrari 849 Testarossa di Indonesia. Kehadiran model terbaru ini sekaligus menandai kembalinya nama Testarossa yang menjadi salah satu ikon Ferrari. General Manager PT Eurokars Prima Utama Nini Chiandra mengatakan, peluncuran Ferrari 849 Testarossa bukan sekadar menghadirkan model baru, tetapi juga merayakan kembalinya sebuah legenda. "Hari ini kita bukan hanya meluncurkan sebuah kendaraan, tapi kita merayakan masa kini dengan kembalinya sebuah ikon. Kita hadir hari ini untuk menyaksikan Ferrari 849 Testarossa Indonesia Premier," kata Nini. Desain Baru Secara tampilan, Ferrari 849 Testarossa mengusung bahasa desain baru yang belum pernah diterapkan pada model Ferrari sebelumnya. Ferrari 849 Testarossa Salah satu ciri khasnya terlihat pada bagian samping yang menggunakan pintu dengan desain tiga dimensi kompleks. Elemen tersebut tidak hanya berfungsi sebagai estetika, tetapi juga menjadi saluran aerodinamika untuk mengarahkan aliran udara menuju intercooler. Siluet bodinya terinspirasi dari mobil prototipe balap Ferrari era 1970-an, terutama bagian buritan ganda yang mengambil referensi dari Ferrari 512 S. Sementara itu, bagian depan tampil lebih tegas berkat fasia horizontal yang menghubungkan kedua lampu utama dan menciptakan efek spoiler yang lebar. Di bagian belakang, diffuser berukuran besar dipadukan dengan spoiler aktif yang telah dipatenkan untuk meningkatkan performa aerodinamika. Ferrari 849 Testarossa Kabin Berorientasi pada Pengemudi Masuk ke kabin, Ferrari 849 Testarossa mengusung konsep kokpit berorientasi pada pengemudi. Tata letak bergaya berlinetta dipadukan dengan dasbor horizontal yang memberikan kesan melayang. Ferrari juga membekali mobil ini dengan layar untuk penumpang yang terintegrasi pada dasbor, serta berbagai kontrol utama yang mudah dijangkau pengemudi. Untuk menunjang performa di lintasan, tersedia pilihan kursi balap berbahan serat karbon yang dirancang memberikan dukungan lateral lebih baik saat bermanuver pada kecepatan tinggi. Dari sisi kenyamanan, Ferrari menyematkan fitur konektivitas modern seperti Apple CarPlay, Android Auto, hingga MyFerrari Connect. Ferrari 849 Testarossa Mesin Gabungan Tenaga Tembus 1.050 HP Soal performa, Ferrari 849 Testarossa mengandalkan sistem hybrid yang mampu menghasilkan tenaga gabungan hingga 1.050 hp. Akselerasi 0-100 Kpj Kurang dari 2,3 Detik Jantung pacunya menggunakan mesin twin-turbo V8 berkapasitas 3.990 cc dengan sistem dry sump. Mesin tersebut menghasilkan tenaga 830 hp pada 7.500 rpm dan torsi puncak 842 Nm. Performa itu dipadukan dengan motor listrik yang menyumbang tenaga tambahan sebesar 163 hp, sehingga akselerasi dari posisi diam hingga 100 km per jam dapat dituntaskan dalam waktu kurang dari 2,3 detik. Tenaga kemudian disalurkan ke roda melalui transmisi 8-percepatan dual-clutch F1. Ferrari mengklaim 849 Testarossa mampu melaju dengan kecepatan maksimum lebih dari 330 km per jam. Kombinasi tersebut menjadikan hypercar ini memadukan warisan sejarah Ferrari dengan teknologi performa terbaru.