Pemerintah Negara Bagian Lower Saxony, Jerman, meminta Volkswagen (VW) mencari solusi bersama untuk mengatasi masalah perusahaan. Permintaan ini disampaikan ketika VW sedang menyiapkan rencana restrukturisasi, yang berpotensi berdampak pada puluhan ribu pekerja dan sejumlah pabrik VW di Jerman. Perdana Menteri Lower Saxony, Olaf Lies mengatakan, industri otomotif memiliki peran penting bagi wilayahnya. Lower Saxony juga merupakan salah satu pemegang saham Volkswagen dan memiliki perwakilan di dewan pengawas perusahaan. “Lower Saxony adalah wilayah otomotif dan hal ini harus tetap dipertahankan,” kata Lies di pabrik VW di Hannover, dikutip dari Reuters, Rabu (26/8/2026). Ilustrasi pabrik VW Pabrik Hannover merupakan salah satu fasilitas Volkswagen di Jerman yang masa depannya masih menjadi perhatian. VW Hadapi Tekanan Biaya Lies menyampaikan pernyataan tersebut menjelang serangkaian pertemuan dengan pekerja Volkswagen yang digelar pekan ini. Dalam pertemuan itu, karyawan dapat menyampaikan pertanyaan secara langsung kepada CEO Volkswagen Oliver Blume mengenai rencana restrukturisasi perusahaan. Blume sebelumnya mengatakan Volkswagen perlu memangkas sekitar 50.000 pekerjaan tambahan untuk meningkatkan daya saing perusahaan. Jumlah tersebut berada di luar sekitar 50.000 pengurangan tenaga kerja yang sebelumnya telah disepakati di seluruh grup Volkswagen. Robot di pabrik VW Volkswagen menghadapi tekanan dari berbagai arah. Perusahaan harus bersaing dengan produsen otomotif China yang semakin kuat, terutama di pasar kendaraan listrik. Selain itu, Volkswagen juga menghadapi tingginya biaya operasional di Eropa dan dampak tarif Amerika Serikat yang nilainya mencapai miliaran dolar. Rencana restrukturisasi yang diajukan Blume belum mendapat persetujuan penuh dari dewan pengawas. Dewan pengawas dijadwalkan kembali membahas rencana tersebut pada 4 September 2026. Pemerintah Jerman Lies meminta semua pihak tidak hanya berfokus pada pengurangan biaya dan jumlah pekerja. Menurut dia, VW perlu mencari solusi yang dapat mempertahankan fasilitas produksi sekaligus meningkatkan daya saing perusahaan. Pabrik mobil Volkswagen di Baunatal, Frankfurt, Jerman.