- Toyota Veloz Hybrid tampil sebagai yang terbaik di kelas Low MPV Otomotif Award 2026, dan ini alasannya. Bukan rahasia lagi jika kelas yang ditempati Toyota Veloz sangatlah panas dengan persaingan yang ketat. Siapa yang tak kenal Mitsubishi Xpander, Hyundai Stargazer Cartenz, Suzuki Ertiga Hybrid, Nissan Livina, Daihatsu Xenia, hingga Toyota Avanza? Mereka adalah nama-nama besar dengan banyak penggemar. Namun dalam konteks penilaiaan akumulatif, Toyota Veloz menghadirkan value yang unggul dan relevan dengan kebutuhan Low MPV masa kini. Paling utama adalah sistem hybrid khas Toyota yang sudah teruji puluhan tahun dan hadir di banyak model, baik sedan, hatchback, SUV, hingga MPV yang lebih merakyat seperti Toyota Veloz Hybrid. Hybrid pada Toyota Veloz Hybrid berskema seri-paralel dan membuatnya sangat irit dan juga kencang. Ketika berjalan di jalur perkotaan, dominasi motor listrik membuat efisiensinya menyentuh 28,9 km/l di rute Dalam Kota. Lalu di rute Tol yang menempatkan mesin bakar sebagai penggerak utama, diraih dengan kehematan 19,5 km/l. Paling impresif adalah kehematan di rute Kombinasi yang mencapai 35,5 km/l. Rute dengan jalan yang cenderung lancar di kecepatan rata-rata 50 km/jam ini jadi ladang aura bagi efisiensi hybrid Toyota Veloz Hybrid. Motor listrik dan mesin bakar saling bekerja sama, kadang motor listrik saja, kadang mesin bakar saja, atau kadang keduanya seperti misal saat berakselerasi penuh atau menanjak dengan beban berat. Soal kehematan BBM ini, tak ada satu pun dari para rivalnya yang bisa menyaingi efisiensi BBM Toyota Veloz Hybrid. Inilah titik yang membuat poinnya terasa outstanding dibanding yang lain. Pertanyaannya, dengan efisiensi seefisien itu apakah Toyota Veloz Hybrid mengorbankan akselerasinya? Tidak. Ia tetap kencang, setidaknya lebih kencang dari Toyota Veloz Hybrid bensin dulu di generasi pra-hybrid. Akselerasi 0-100 km/jam tuntas dalam 11 detik, sedangkan Veloz bensin dulu butuh 13,1 detik.