Pukul enam pagi, Agnia sudah berada di balik kemudi. Dari rumahnya di BSD, Banten, ia bersiap menempuh perjalanan ke area SCBD, Jakarta. Rute ini hampir setiap hari dilaluinya untuk bekerja dalam tiga tahun terakhir. Sebagai marketing manager di sebuah perusahaan barang konsumsi, Agnia memiliki daya beli untuk memiliki mobil sendiri. Meski begitu, ia tetap menghitung pengeluaran secara cermat. Jarak lebih dari 30 km sebenarnya bukan persoalan besar. Masalahnya, tiap hari ia harus berhadapan dengan kemacetan. Kondisi membuat energinya terkuras. Cerita seperti itu cukup dekat dengan keseharian pekerja yang tinggal di kota-kota penyangga dan mencari nafkah di Jakarta. Perjalanan pergi-pulang tidak sekadar berpindah tempat. Perjalanan ini turut menentukan energi dan perasaan yang dibawa ke tempat kerja. Karena itulah, mobil tidak sekadar berfungsi sebagai moda transportasi. Pengalaman selama mengendarainya di perjalanan akan menentukan suasana hati pengemudinya. Kabin bukan sekadar ruang kemudi Bagi pengemudi yang menghabiskan waktu berjam-jam di jalan, suasana kabin menjadi salah satu hal yang perlu diperhatikan. Hal itu pula yang coba ditawarkan VinFast VF 6. SUV listrik ini dipasarkan di Indonesia dalam varian Eco dan Plus. Tanpa suara mesin pembakaran internal, kabin VF 6 terasa lebih senyap ketika digunakan dalam perjalanan. Kondisi tersebut memberi ruang untuk melakukan hal sederhana selama perjalanan, seperti mendengarkan siniar atau musik. Tata letak interiornya juga relatif sederhana. Sebagian besar pengaturan kendaraan terpusat pada layar sentuh berukuran 12,9 inci, sedangkan sejumlah fungsi penting tetap memiliki tombol atau pengaturan fisik. Pada VF 6 Plus, pelapis kulit memberikan kesan kabin yang lebih premium. Kapasitas bagasinya mencapai 423 liter dan dapat diperluas hingga 1.576 liter ketika jok belakang dilipat sehingga cukup untuk membawa perlengkapan kerja ataupun kebutuhan sehari-hari. Jarak tempuh dan waktu pengisian Untuk kendaraan yang digunakan setiap hari, jarak tempuh menjadi salah satu pertimbangan calon pengguna mobil listrik. Karena itulah, VF 6 Eco dan Plus sama-sama dibekali baterai 59,6 kWh agar pengguna merasa tenang berkendara. Varian Eco menghasilkan tenaga 174 tenaga kuda dan torsi 250 Nm dengan jarak tempuh hingga 470 kilometer berdasarkan standar NEDC. Sementara VF 6 Plus menghasilkan 201 tenaga kuda dan torsi 310 Nm dengan jarak tempuh hingga 430 kilometer. Keduanya memiliki tiga mode berkendara, yakni Eco, Normal, dan Sport, yang dapat disesuaikan dengan kondisi perjalanan. Untuk pengisian cepat, VF 6 diklaim dapat mengisi baterai dari 10 persen hingga 70 persen dalam waktu sekitar 25 menit. Dengan begitu, pengisian daya dapat dilakukan sambil menjalankan aktivitas lain, misalnya ketika makan siang. Dengan pola perjalanan yang relatif rutin seperti BSD-SCBD, kapasitas baterai dan waktu pengisian akan memberikan rasa tenang dan nyaman bagi pengemudi SUV listrik. Teknologi untuk perjalanan panjang Kepadatan lalu lintas dapat membuat perjalanan terasa lebih “panjang”, kendati jaraknya cukup pendek. Perasaan itu muncul lantaran pengemudi harus terus memperhatikan kendaraan di sekitar, menjaga jarak, melakukan pengereman, dan kembali berakselerasi. Agar berkendara tidak terasa melelahkan, VF 6 dilengkapi lebih dari 30 fitur Advanced Driver Assistance Systems (ADAS), termasuk Adaptive Cruise Control dan Automatic Emergency Braking. Fitur tersebut memang tetap membutuhkan perhatian pengemudi, tetapi memberikan lapisan bantuan tambahan ketika kendaraan digunakan dalam berbagai kondisi lalu lintas. Pada VF 6 Plus, paket ADAS yang tersedia lebih lengkap. Mobil ini juga dilengkapi tujuh airbag sebagai bagian dari sistem perlindungan penumpang.Bagi pengemudi yang menghabiskan waktu cukup lama di jalan, fitur tersebut menjadi bagian dari pertimbangan keselamatan, terutama ketika perjalanan berlangsung dengan kondisi lalu lintas yang berubah-ubah. VinFast VF 6 menawarkan perpaduan kenyamanan, keamanan, serta performa yang diklaim mumpuni untuk aktivitas urban. Menghitung biaya setelah mobil dibeli Pertimbangan memiliki kendaraan tidak selesai ketika mobil keluar dari dealer. Pengeluaran selama pemakaian juga menjadi bagian penting yang perlu diperhitungkan oleh sebagian pengguna. Kendaraan listrik memiliki struktur perawatan yang berbeda jika dibandingkan mobil dengan mesin pembakaran internal. Tanpa mesin konvensional, sejumlah kebutuhan perawatan rutin, termasuk penggantian oli mesin, tidak lagi menjadi bagian dari pengeluaran. VF 6 dibekali garansi baterai hingga 10 tahun atau 200.000 kilometer serta garansi kendaraan selama tujuh tahun. VinFast juga menyediakan program Residual Value Guarantee. Jaringan pengisian daya V-Green dan dealer pun terus dikembangkan. Perhitungan biaya kepemilikan dapat dilihat melalui kalkulator Total Cost of Ownership (TCO) VinFast. Dalam simulasi VF 6 Plus dengan skema langganan baterai, jarak tempuh sekitar 2.000 kilometer per bulan, dan periode lima tahun, TCO yang dihitung mencapai Rp 412.656.721.Pada periode dan asumsi yang sama, kendaraan berbahan bakar bensin yang menjadi pembanding memiliki estimasi TCO Rp 548.250.000. Selisihnya mencapai Rp 135.593.279 atau sekitar 25 persen. Mobilitas harian dan pertimbangan memilih kendaraan VF 6 tersedia dengan harga Rp 385.995.000 untuk varian Eco dan Rp 439.600.000 untuk varian Plus. Keduanya masuk di segmen SUV listrik perkotaan yang juga diisi sejumlah model lain, seperti BYD Atto 3 dan Hyundai Kona Electric. Pilihan kendaraan sehari-hari tentu kembali pada kebutuhan setiap pengguna. Jarak tempuh, kenyamanan berkendara, fitur keselamatan, kemudahan mengisi daya, hingga pengeluaran setelah membeli mobil jadi hal yang perlu diperhitungkan. Bagi Agnia, rute BSD-SCBD tetap akan menjadi bagian dari kesehariannya. Kemacetan pun masih akan ditemui terlepas dari mobil apa yang digunakan. Bedanya, beberapa hal di dalam mobil bisa membuat perjalanan terasa lebih ringan. Seperti kabin senyap yang memberi suasana berbeda saat berkendara cukup lama di jalan. Fitur bantuan berkendara juga bisa membantu pengemudi menghadapi situasi lalu lintas yang tidak menentu. Mobil memang digunakan untuk membawa seseorang dari satu tempat ke tempat lain. Akan tetapi, untuk pengemudi seperti Agnia yang menghabiskan banyak waktu di jalan, pengalaman selama perjalanan juga ikut menentukan suasana hatinya dalam menjalani sisa hari.