Tingginya minat konsumen terhadap Jaecoo J5 EV membuat jumlah pemesanan menumpuk sejak awal peluncuran. Kondisi ini membuat calon pembeli mulai mempertanyakan berapa lama masa tunggu atau inden SUV listrik tersebut. Jaecoo Indonesia memastikan distribusi unit terus berjalan bertahap, seiring peningkatan kapasitas produksi. Konsumen yang sudah melakukan pemesanan lebih awal dijanjikan mendapat prioritas pengiriman. Business Unit Director Jaecoo Indonesia Jim Ma mengatakan, respons pasar terhadap J5 EV tergolong sangat cepat sejak pertama kali diperkenalkan. “Sejak peluncurannya, respons pasar sangat luar biasa, melampaui 2.000 SPK hanya dalam dua hari. Hingga Januari 2026, dengan bangga saya sampaikan bahwa total SPK telah melampaui 12.000 unit. Respons positif ini menegaskan kuatnya koneksi Jaecoo dengan konsumen Indonesia,” kata Jim Ma, di JIExpo Kemayoran, Jakarta Pusat, Kamis (5/2/2026). Dari total pemesanan tersebut, sebagian unit sudah dikirimkan ke konsumen. Jaecoo menyebut proses distribusi dilakukan paralel dengan peningkatan output produksi. “Hingga dua minggu lalu, kami telah mengirimkan lebih dari 3.000 unit J5 EV kepada konsumen. Saat ini kami memaksimalkan kapasitas produksi agar pengiriman dapat dilakukan secepat mungkin,” ujarnya. Jaecoo J5 EV Terkait estimasi masa tunggu, Head of Sales Jaecoo Indonesia Willy Winawan menjelaskan bahwa konsumen yang sudah melakukan pemesanan atau SPK sejak tahun lalu ditargetkan menerima unit sebelum periode Lebaran. “Untuk yang sudah SBK di tahun lalu, kita janjikan bisa terkirim sebelum lebaran. Tapi kalau untuk yang SBK di tahun ini, kemungkinan kita akan bisa kirimkan di bulan depan (Maret) atau April,” ucap Willy. Sejalan dengan itu, Chery Group selaku induk perusahaan juga mendorong percepatan serah terima unit agar kepuasan pelanggan tetap terjaga. Hal ini diungkapkan oleh Zeng Shuo, President Director of Chery Group. Sayangnya, tidak dirincikan berapa banyak peningkatan produksi Jaecoo J5 EV. “Untuk sekarang kita mau lebih cepat handover, jadi bikin pelanggan lebih puas. Dan saat ini kita lagi menambah produksi, bekerja lebih, agar pelanggan bisa terima mobil lebih awal,” ucap Zeng Shuo. Dengan tambahan kapasitas produksi, Jaecoo menargetkan antrean inden J5 EV dapat dipangkas secara bertahap dalam beberapa bulan ke depan. KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang