Indonesia International Motor Show (IIMS) 2026 menjadi panggung penting bagi berbagai SUV listrik. Dua model yang menarik perhatian adalah MG S5 EV dan Jaecoo J5 EV, yang sama-sama menyasar konsumen keluarga urban dengan harga dan segmen yang berdekatan. Keduanya hadir sebagai SUV listrik berukuran ringkas dengan desain modern, teknologi terbaru, serta jarak tempuh yang cukup untuk penggunaan harian. Namun, secara spesifikasi dan positioning, keduanya punya pendekatan yang sedikit berbeda. Jaecoo J5 EV Dimensi dan karakter bodi Jaecoo J5 EV hadir dengan ukuran yang tergolong ringkas untuk kelas SUV. Mobil ini memiliki panjang sekitar 4.380 mm, lebar 1.860 mm, tinggi 1.650 mm, dan wheelbase 2.620 mm, serta ground clearance sekitar 200 mm. Suasana Kabin Jaecoo J5 EV Ukuran tersebut membuatnya masih nyaman digunakan di perkotaan, tetapi tetap terlihat gagah. Interior MG S5 EV. Sementara MG S5 EV berada di kelas yang sedikit lebih besar. Secara dimensi, bodinya terasa lebih panjang dan lebar, sehingga memberikan kesan kabin lebih lapang dan posisi duduk yang lebih lega bagi penumpang. Performa dan baterai Jaecoo J5 EV dibekali motor listrik bertenaga sekitar 155 kW atau setara 207-208 tk dengan torsi 288 Nm. Tenaga tersebut disuplai baterai 60,9 kWh. Akselerasi dari 0–100 km/jam berada di kisaran 7 detik. Untuk jarak tempuh, Jaecoo J5 EV diklaim mampu melaju hingga sekitar 461 km (NEDC) dalam sekali pengisian penuh. Pengisian cepat dari 30 persen ke 80 persen membutuhkan waktu kurang dari setengah jam. MG S5 EV juga bermain di kapasitas baterai sekitar 60 kWh, dengan jarak tempuh yang berada di kisaran 430 km dalam sekali pengisian. Karakternya lebih diarahkan pada kenyamanan berkendara jarak menengah hingga jauh, dengan rasa berkendara yang halus khas mobil listrik. Harga dan positioning Dari sisi harga, Jaecoo J5 EV menjadi salah satu SUV listrik paling terjangkau saat ini. Model ini dipasarkan dalam dua varian dengan kisaran harga sekitar Rp 249 jutaan hingga Rp 299 jutaan. Sementara MG S5 EV berada satu tingkat di atasnya. Bandrolnya berada di kelas Rp 330 jutaan hingga mendekati Rp 400 jutaan, tergantung varian dan program penjualan yang ditawarkan. Perbedaan harga ini membuat keduanya punya positioning yang berbeda. Jaecoo J5 menonjol sebagai pilihan yang lebih ekonomis, sedangkan MG S5 EV mengarah ke konsumen yang menginginkan fitur lebih lengkap serta kesan yang lebih premium. Kesimpulan MG S5 EV dan Jaecoo J5 EV sebenarnya menyasar kebutuhan yang sedikit berbeda. Jaecoo J5 EV cocok untuk konsumen yang ingin masuk ke dunia mobil listrik dengan SUV berukuran ringkas, harga terjangkau, dan jarak tempuh cukup panjang. Sementara MG S5 EV lebih pas bagi pembeli yang menginginkan SUV listrik dengan dimensi lebih besar, kabin lebih lega, serta nuansa yang lebih mewah. Dengan selisih harga yang cukup terasa, pilihan akhirnya kembali ke kebutuhan: mencari SUV listrik yang ekonomis untuk mobilitas harian, atau yang terasa lebih premium untuk penggunaan jangka panjang. KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang