Pasar mobil listrik Indonesia makin kompetitif dengan hadirnya berbagai model dari segmen berbeda. Dua yang cukup menarik perhatian adalah Jaecoo J5 EV dan Wuling BinguoEV. Meski sama-sama mengusung tenaga listrik murni, keduanya menyasar konsumen dengan kebutuhan berbeda. J5 EV bermain di segmen SUV ringkas, sedangkan BinguoEV adalah hatchback listrik yang lebih mungil dan berorientasi pada mobilitas perkotaan. Wuling BinguoEV Spesifikasi Dari sisi teknis, Jaecoo J5 EV menawarkan performa yang jauh lebih besar. SUV listrik ini dibekali motor bertenaga sekitar 155 kW atau setara kurang lebih 208 tk dengan torsi puncak 288 Nm. Angka tersebut membuat akselerasinya tergolong responsif untuk ukuran SUV ringkas, bahkan terasa lebih bertenaga dibanding mayoritas EV di kelas harga menengah. Baterainya berkapasitas 60,9 kWh dengan klaim jarak tempuh hingga sekitar 460 km berdasarkan pengujian NEDC. Jaecoo J5 EV Untuk pengisian daya cepat, fitur DC fast charging memungkinkan baterai terisi dari 30 hingga 80 persen dalam waktu kurang lebih setengah jam. Sebaliknya, Wuling BinguoEV hadir dengan motor listrik berkekuatan sekitar 50 kW atau ±68 PS dan torsi di kisaran 150 Nm. Wuling luncurkan varian baru New Binguo EV dengan harga mulai Rp 279 juta. Secara performa memang lebih sederhana, namun cukup untuk kebutuhan harian di dalam kota. BinguoEV tersedia dalam dua pilihan baterai, yakni 31,9 kWh dengan jarak tempuh sekitar 333 km dan 37,9 kWh yang mampu mencapai hingga 410 km. Pengisian cepat DC juga tersedia dengan durasi pengisian 30–80 persen sekitar 30–35 menit. Dimensi Perbedaan karakter keduanya semakin terlihat dari ukuran bodi. Jaecoo J5 EV memiliki panjang sekitar 4.380 mm, lebar 1.860 mm, tinggi 1.650 mm, serta wheelbase 2.620 mm. Dimensi tersebut memberikan keuntungan pada ruang kabin dan bagasi yang lebih lega. Suasana Kabin Jaecoo J5 EV Posisi duduk khas SUV juga menghadirkan visibilitas lebih baik serta kenyamanan saat perjalanan jarak jauh. Sementara itu, Wuling BinguoEV memiliki panjang sekitar 3.950 mm, lebar 1.708 mm, tinggi 1.580 mm, dan wheelbase 2.560 mm. Wuling Motors melengkapi mobil listrik BinguoEV dengan sejumlah keunggulan dari sisi interior. Tak hanya ramah lingkungan, BinguoEV hadir sebagai kendaraan yang nyaman digunakan karena memiliki kabin lapang dengan deretan fitur modern. Dimensinya yang lebih ringkas membuat mobil ini lebih lincah saat bermanuver di jalan sempit dan lebih mudah diparkir di area terbatas. Untuk penggunaan perkotaan yang padat, karakter ini menjadi nilai tambah tersendiri. Jarak Tempuh dan Penggunaan Dengan baterai hampir 61 kWh, Jaecoo J5 EV jelas unggul dalam hal daya jelajah maksimal. Jarak tempuh yang mendekati 460 km memberi rasa aman bagi pengguna yang sering bepergian antarkota tanpa perlu terlalu sering mengisi ulang daya. Di sisi lain, Wuling BinguoEV tetap kompetitif di kelasnya, terutama varian 410 km yang sudah cukup untuk kebutuhan komuter harian. Mobil ini lebih cocok untuk penggunaan rutin jarak pendek hingga menengah, seperti perjalanan rumah-kantor atau aktivitas dalam kota. Harga dan Value for Money Dari sisi harga, Jaecoo J5 EV tampil cukup agresif untuk ukuran SUV listrik ringkas. Model ini dipasarkan mulai dari Rp 249,9 juta (OTR) untuk tipe Standard hingga Rp 299,9 juta (OTR) untuk varian lebih tinggi. Dengan banderol tersebut, konsumen sudah mendapatkan motor 155 kW, baterai 60,9 kWh, serta jarak tempuh hingga sekitar 460 km (NEDC). Sementara itu, Wuling BinguoEV ditawarkan dalam dua varian utama, yakni Lite seharga Rp 279.000.000 (OTR Jakarta) dan Pro Rp 332.000.000 (OTR Jakarta). Varian Lite menjadi opsi paling terjangkau di lini BinguoEV, sedangkan Pro menawarkan baterai lebih besar dengan jarak tempuh lebih panjang. Jika melihat angka tersebut, Jaecoo J5 EV justru menawarkan dimensi lebih besar dan tenaga jauh lebih tinggi dengan harga awal yang lebih rendah dibanding BinguoEV Lite. Bahkan varian tertingginya masih berada di bawah harga BinguoEV Pro. Artinya, secara rasio performa, kapasitas baterai, dan ukuran bodi terhadap harga, J5 EV terlihat sangat kompetitif. Namun demikian, BinguoEV tetap memiliki daya tarik tersendiri. Model ini menawarkan desain yang lebih ringkas, kemudahan penggunaan di dalam kota, serta karakter berkendara yang sederhana dan ramah untuk mobilitas harian. Selain itu, brand awareness dan jaringan yang sudah lebih dulu dikenal juga menjadi pertimbangan sebagian konsumen. Komparasi ini menunjukkan bahwa Jaecoo J5 EV lebih cocok bagi konsumen yang mencari SUV listrik dengan performa lebih besar, kabin lebih lapang, dan kemampuan perjalanan jarak jauh dengan harga kompetitif. Sementara itu, Wuling BinguoEV menjadi pilihan tepat untuk mobil listrik perkotaan yang praktis dan efisien, terutama bagi pengguna yang mengutamakan kemudahan dan gaya kompak untuk aktivitas harian. KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang